Pati, Patitimes.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menerima aduan warga di wilayah selatan terkait persoalan gerombolan hewan kera yang menyerang sektor pertanian.
Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPRD Komisi B Kabupaten Pati, Warsiti. Gerombolan hewan kera itu, kata Warsiti, menyerang tanaman jagung, ketela dan buah-buahan.
Menurutnya, gerombolan kera itu meresahkan bagi para petani di wilayah Pati selatan khususnya Desa Larangan hingga Pakis, Kecamatan Tambakromo. Meskipun demikian, kera termasuk hewan yang dilindungi.
“Ini juga meresahkan karena ini kan binatang yang harus dilindungi. Cuma karena adanya komoditas kera itu terlalu banyak itu juga merugikan juga oleh petani,” ujar Warsiti.
Warsiti menyebut, hewan kera menyerang tanaman petani di siang hari. Dengan demikian, Warsiti meminta kepada Dinas Pertanian Pati untuk mengambil langkah antisipasi agar kera tidak turun dan memakan pertanian di wilayah tersebut.
“Ini menjadi catatan sebagaimana nanti bisa diminimalisir,” terangnya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku, untuk saat ini petani area Pati selatan melakukan langkah antisipasi sendiri dengan mengawasi lahan pertanian masing-masing. Menurutnya, belum ada program dari Dinas Pertanian yang menyasar penanganan hewan kera.
“Kalau dari Dinas Pertanian kalau ini belum, untuk mengantisipasi hama kera. Tetapi kemarin ketika ada pertemuan dengan OPD dimana ada Dinas Pertanian yang rawuh kami membicarakan hama yang ada di selatan dimana di situ banyak hama tikus,” katanya.
“Kemarin saya baru dapat laporan dari warga dari petani sehingga ini belum masuk ke dinas. Tetapi dari petani sendiri itu dia berinisiatif sendiri menunggu dimana agar tidak terjarah oleh kera sendiri,” lanjutnya.
Sebagai wakil rakyat, dia berkomitmen untuk menindaklanjuti keluhan warga Bumi Mina Tani. Ia berjanji bakal membawa persoalan itu ke dalam agenda pertemuan dengan Dinas Pertanian.
“Kami sebagai wakil mereka dimana ketika mengeluh masalah apa yang ada di wilayah mereka sehingga kami akan menindaklanjuti dan next time ketika ada pertemuan dengan dinas nanti akan kita sampaikan dan kita akan bahas masalah itu, bagaimana bisa terminimalisir,” tandas dia. (Adv)
Redaksi Patitimes.com


















