Semarang, Patitimes.com – Seorang warga Kampung Kerobokan, Pandansari, Semarang Tengah, inisial S, dianiaya pria geber motor menggunakan celurit. Terkait kasus ini, pelaku-korban memilih jalur damai.
Kejadian berawal pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, dua pria, inisial H dan R, warga Rejosari, Semarang Timur, menggeber motor di wilayah Kampung Kerobokan. Aksi kedua pemuda tersebut dianggap mengganggu oleh korban.
“Kedua pelaku ini melintas depan rumah korban dengan membleyer motor. Sehingga korban ini merasa bising, sehingga menegur,” kata Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, Senin (11/5/2026), dikutip Detik.
Pelaku yang merasa tidak terima dengan teguran korban langsung marah-marah. Ketiga orang tersebut sempat cekcok di depan rumah korban, hingga salah satu pelaku mengeluarkan celurit dan menyerang korban.
Serangan itu menyebabkan kepala korban terkena gagang celurit. Korban kemudian berteriak, dan warga yang melihat langsung mengejar kedua pelaku. Pria inisial H akhirnya ditangkap warga, sedangkan R berhasil kabur.
“Pelaku itu tidak terima, mengeluarkan senjata tajam. (Korban) Dipukul kena kepala, kena batang celurit,” ujar Riki.
“Yang punya rumah teriak-teriak, (warga) pada ngejar,” lanjut dia.
Salah satu warga mengaku mengetahui alamat pelaku inisial R tersebut, sehingga pelaku lainnya dijemput dan dibawa ke kantor Polsek setempat. Permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kemudian ada juga warga yang mengetahui alamat terduga pelaku ini, sehingga dibawa ke kantor polsek dan dibawa ke Polrestabes,” kata Riki.
“Jadi mereka sudah sepakat untuk diselesaikan secara musyawarah dan juga mereka sudah membuat surat pernyataan baik terduga pelaku dan korbannya. Jadi permasalahan itu sudah selesai antara kedua belah pihak,” pungkasnya. (*)
Redaksi Patitimes.com
















