Dukung Penjagaan Alam, Wali Kota Semarang Ikuti Tradisi Sedekah Laut di TPI Tambaklorok

Semarang, Patitimes.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti tercatat ikut memeriahkan kegiatan tahunan bertajuk Tradisi Sedekah Laut dan Bumi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Dalam hal ini, sebanyak 400 kapal nelayan juga turut memeriahkan tradisi tersebut dengan tujuan pengungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas keberadaan laut yang selama ini dijadikan sebagai sumber rezeki, keselamatan, hingga kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.

“Ini adalah bakti kita kepada laut dan kita minta laut untuk menjaga kita, menjadi sumber rezeki bagi kita dan berharap bahwa laut dan manusia bisa sinergi saling membantu membawa ketenangan, ketentraman, dan kesejahteraan,” ujar Agustina.

Baca Juga :  Kota Semarang Resmi Gabung Aliansi Kota Jalur Sutra Maritim

Menurutnya, tradisi sedekah laut tersebut juga dijadikan sebagai simbol harmonisasi atau peneguhan relasi saling menjaga antara manusia dengan alam, di mana budaya maritim ini telah terwaris secara turun-temurun.

Dengan mengusung tema “Nguri-uri Kabudayan dan Pelestarian Tradisi”, rangkaian pelaksanaan tradisi sedekah laut itu diwarnai bermacam kegiatan, mulai dari malam tirakatan di TPI Tambaklorok, kirab kepala kerbau, hingga pagelaran wayang kulit.

Selain itu, ada pula prosesi larung sesaji yang dilakukan di tengah perairan Tambaklorok dengan menggunakan kapal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bersama dengan Wali Kota Agustina.

“Tradisi ini adalah bukti bahwa masyarakat tidak pernah lupa pada akarnya. Larung sesaji ini menjadi cerita tentang budaya, tentang karya, karsa, dan rasa. Dan ini adalah ucapan syukur kepada Gusti Pangeran atas limpahan dan keberkahan dari laut,” jelasnya. (Adv)