Alokasi Dana Desa Minim, DPRD Minta Pemdes Maksimalkan Bankeu

Pati, Patitimes.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta seluruh pemerintah desa di wilayahnya untuk memaksimalkan bantuan keuangan (bankeu) baik dari provinsi maupun kabupaten.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra menjelaskan bahwa hal itu ia sampaikan mengingat alokasi Dana Desa (DD) di wilayahnya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Diharapkan dengan memaksimalkan bankeu itu, dapat melancarkan roda pemerintahan desa.

“Harapannya kita ada bankeu dan lain-lain untuk mendorong di pemerintahan desa terus berjalan,” kata Danu.

Anggaran DD selama satu tahun per desa hanya senilai Rp300-an juta. Menurutnya, dengan anggaran itu tidak cukup untuk melakukan program pembangunan.

“Untuk pembangunan di tingkat desa terus terang saja kurang dengan adanya dana desa yang berkurang drastis,” terangnya.

Baca Juga :  Kades di Pati Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Sumber Keuangan Desa

Meski begitu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengimbau kepada kepala desa untuk tetap menggunakan DD dan bankeu sesuai dengan aturan. Pihaknya tidak menginginkan kasus korupsi DD hingga bankeu di Kabupaten Pati terulang kembali.

Lebih lanjut, Danu meminta jika ditemukan tindakan penyalahgunaan dana desa hingga bankeu untuk bisa disikapi dengan tegas. Ia pun menginginkan Kabupaten Pati menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau ada oknum yang seperti itu ya itu sudah berlalu, kita ini menyambut bagaimana Pati ini lebih baik daripada yang kemarin,” tandasnya. (Adv)