Pemkab Banyumas Sebut Semarang Berhasil Jadi Daerah yang Bangun Sistem Pengelolaan Aduan Publik

Semarang, Patitimes.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menilai Kota Semarang sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan pembangunan terhadap sistem pengelolaan pengaduan publik secara terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan penggunanya.

Atas penilaian tersebut, Kota Semarang dipilih oleh Pemkab Banyumas untuk menjadi tujuan pembelajaran best practice pengelolaan aduan warga, sebagai upaya menghadirkan layanan pengaduan yang cepat, responsif, dan tindak lanjut yang tepat.

Dalam hal ini, Pemkab Banyumas disebut melakukan penggalian sejumlah strategi yang diterapkan oleh Kota Semarang, seperti mekanisme disposisi laporan, pola koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), hingga strategi menjaga kecepatan respons dan tindak lanjut penyelesaian aduan.

“Bahwa bukan hanya how to communicate saja, tetapi kita juga ingin tahu bagaimana melakukan follow up yang baik dan benar dalam pengelolaan pengaduan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Banyumas, Budi Nugroho.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Usulkan Revisi Perda Pajak, Demi Wujudkan Keadilan dan Transparansi

Menanggapi, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Liza Octavia Tutuarima, mengatakan bahwa tindak lanjut nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terhadap setiap aduan menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan publik.

“Semua berawal dari leader commitment dan maintenance rantai koordinasi hingga ke tingkat pimpinan, seperti forum monev hingga pertemuan kepala OPD khusus untuk mengulas kendala penanganan aduan warga,” jelas Liza.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengelolaan kanal Lapor Semar Solusi AWP, di mana seluruh penggunanya, baik OPD maupun warga yang melapor, mendapatkan update progress tindak lanjut secara otomatis, real time dan interaktif.

Hal tersebut rencananya akan diterapkan sebagai upaya optimalisasi kanal pengaduan masyarakat milik Kabupaten Banyumas bertajuk Lapak Aduan, yang nantinya mampu menghadirkan layanan yang lebih efektif, responsif, dan mudah digunakan. (Adv)