Dampak Banjir di Demak, Ribuan Warga Mengungsi di 14 Lokasi

Demak, Patitimes.com – Ribuan orang dilaporkan mengungsi ke tempat lebih aman akibat terdampak banjir di Kabupaten Demak. Setidaknya, tercatat sebanyak 2.839 jiwa dari sembilan desa berada di 14 lokasi pengungsian.

“Ribuan pengungsi tersebut mengungsi ke sejumlah tempat, mulai dari balai desa, kantor kecamatan, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah warga. Total ada 14 lokasi pengungsian,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Agus Sukiyono, Sabtu (4/4/2025), dikutip Antara.

Tanggul Sungai Tuntang jebol akibat curah hujan tinggi pada Jumat (3/4/2026) pagi, menyebabkan rumah warga di sejumlah desa tergenang banjir setinggi 100-140 cm. Setidaknya, ada sembilan desa yang terdampak di empat kecamatan.

Desa-desa tersebut meliputi Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, dan Bumiharjo di Kecamatan Guntur; Desa Ploso di Kecamatan Karangtengah; Desa Lempuyang di Kecamatan Wonosalam; serta Desa Sarimulyo dan Solorire (Kecamatan Kebonagung).

Baca Juga :  Kapal Tongkang Hanyut di Perairan Pantura, Nyaris Tabrak Rumah Warga

“Namun, tren untuk hari ini mulai menurun, baik di Desa Trimulyo maupun desa-desa lainnya,” ujar Agus.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para pengungsi, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti logistik, kesehatan, dan tempat tinggal sementara.

Sedangkan, pemkab bersama tim gabungan telah melakukan penanganan, antara lain koordinasi dengan pemerintah desa dan Forkopimcam, asesmen wilayah terdampak, distribusi karung zak untuk penanganan darurat tanggul, penyediaan lokasi pengungsian di beberapa titik.

Terkait tanggul jebol, ada di enam lokasi, yakni di Desa Trimulyo ada tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran. (*)