Sampel Menu MBG yang Sebabkan Santri di Demak Keracunan Positif E Coli

Demak, Patitimes.com – Sampel menu program MBG yang menyebabkan ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kebonagung, mengalami gejala keracunan beberapa waktu lalu positif mengandung bakteri Escherichia Coli (E Coli).

UPTD Laboratorium Kesehatan Dinkesda Demak mengambil sampel dari makanan yang disajikan oleh SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, pada Minggu (19/4/2026). Selain itu, sampel air di SPPG tersebut juga diuji.

Pengujian air menggunakan parameter MPN Coliform, didapatkan hasil angka 10 dan 11 dari masing-masing sampel. Sementara, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 mengacu standar baku mutu air semestinya di angka nol sebagai standar normal.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan sampel menu makanan program MBG, bakteri E Coli terkandung di beberapa makanan, termasuk nasi goreng, acar, jeruk, telur ceplok, serta tahu goreng yang tersaji dalam ompreng.

Baca Juga :  Tak Kapok Didemo, Kades di Demak Ketahuan Bersama Istri Orang di Kamar Kos

UPTD Laboratorium Kesehatan Dinkesda menyatakan bahwa sampel air yang diambil dari SPPG tidak sesuai standar normal atau terkontaminasi MPN Coliform dan E Coli. Sementara itu, saat ini SPPG masih diberhentikan operasionalnya.

“Sementara diberhentikan, dengan sejumlah perbaikan untuk bisa operasional lagi dan tidak tahu kapan akan operasional lagi, selama perbaikan belum terpenuhi,” kata Korwil SPPG Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin, dikutip Detik.

Diberitakan sebelumnya, ratusan santri di Desa Pilangwetan diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa nasi goreng. Mereka mengalami gejala serupa, yakni mual dan muntah.

Kasus dugaan keracunan itu terjadi pada Sabtu (18/4/2026). Diketahui, menu MBG tersebut disediakan oleh SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Mijen Demak, Pengendara Motor Tergelincir dan Tertabrak Truk Trailer

“Menu yang dibagikan kemarin itu ada nasi goreng, kemudian ada telur ceplok, tahu goreng, acar timun wortel. Buahnya ada buah jeruk dan ada susu,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin, Minggu (18/4/2026), dikutip Detik.