Grobogan, Patitimes.com – Teror pocong bersenjata tajam sampai di wilayah Jawa Tengah, termasuk di Grobogan. Isu ini beredar lewat grup WhatsApp hingga Facebook, berupa peringatan agar masyarakat berhati-hati dengan adanya teror poling (pocong maling).
Menurut unggahan tersebut, teror poling terjadi tengah malam di daerah Karangsono. Pelaku berbusana seperti pocong dan menargetkan rumah sepi. Warga diimbau agar tidak mudah membuka pintu saat ada yang mengetuk, terutama di tengah malam.
“Beredarnya status WhatsApp berisi peringatan tentang “pocong” yang disebut berkeliaran pada malam hari membuat sebagian warga Grobogan resah,” tulis unggahan @infogrobogan.id.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, turut menanggapi isu teror pocong bersenjata di sekitar Stasiun Karangsono, Kecamatan Geyer. Ia menyebutkan bahwa informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar atau hoaks.
“Hoax. Dalam postingan tersebut, daerah Karangsono yang dimaksud yaitu daerah Stasiun Karangsono turut Desa Suru, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan,” kata Arif, Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan hasil patroli siber, video yang sama diunggah oleh beberapa akun di berbagai platform dengan menyematkan daerah yang berbeda-beda. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan untuk menyebarkan ketakutan warga Grobogan.
“Terdapat potensi adanya isu hantu pocong cenderung digunakan beberapa akun untuk mencari engagement atau keuntungan finansial di platform media sosial jika viral dan ditonton banyak orang,” jelas Arif.
“Isu hantu pocong dapat dipakai oleh kelompok atau individu yang tidak bertanggung jawab untuk menyebar teror dan keresahan dilingkungan masyarakat Kabupaten Grobogan pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ia menambahkan.
Terkait upaya penanganan, pihaknya telah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas agar berperan aktif untuk memberikan edukasi. Hal ini ditujukan agar warga tidak resah dalam menyikapi isu teror poling ini.
“Mengedepankan peran dari Bhabinkamtibmas Polsek jajaran memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan resah dalam menyikapi beredarnya isu hantu pocong,” pungkas Arif.
Teror yang sama juga sempat meresahkan warga Kajoran, Magelang. Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan belum ada laporan mengenai pocong bersajam.
“Tidak ada kejadian apapun, hanya tadi malam masyarakat tahunya dari medsos,” katanya, Minggu (24/5/2026). (*)
Redaksi Patitimes.com
















