Pati, Patitimes.com – Bupati nonaktif Sudewo merasa difitnah oleh wakilnya yang kini menjabat sebagai Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Sudewo membantah klaim Risma bahwa dirinya tidak pernah memberi peran terhadap wakilnya tersebut selama menjabat sebagai kepala daerah. Hal itu disampaikan setelah Sudewo menjalani siang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/5/2026) lalu.
“Ini kan Plt Bupati, Wakil Bupati itu selalu fitnah saya. Plt Bupati bahkan menghadap Pak Jokowi mantan presiden, mengatakan bahwa dia itu tidak saya beri peran, selalu saya tinggal,” kata Sudewo, dikutip Detik.
“Ketemu siapa saja pejabat di pusat, di provinsi, ketemu orang, ketemu siapa saja dia selalu mengatakan itu. Tidak saya libatkan, tidak saya perankan. Itu fitnah besar, sama sekali tidak,” lanjut dia.
Sebaliknya, menurut Sudewo, Risma selalu dilibatkan dalam rapat dan memberinya kesempatan untuk menyampaikan pendapat.
“Dia itu selalu saya perankan. Rapat pasti selalu saya ikutkan dan setiap rapat pasti saya beri kesempatan untuk berbicara. Tapi dia tidak mau ambil bicara, dia diam,” kata Sudewo lagi.
Sudewo juga menuding bahwa Plt Bupati Pati saat ini ingin menjatuhkan dirinya.
“Yang saya tahu dia itu fokus berpikirnya hanya bagaimana menjatuhkan saya. Nanti ada bukti-bukti yang kuat bahwa dia berupaya untuk menjatuhkan saya,” lanjut dia.
Sebelumnya, Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan atau pemerasan calon perangkat desa (caperdes) dan korupsi di lingkungan DJKA saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI. Saat ini, Sudewo masih dijadwalkan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang.
Menanggapi tudingan tersebut, Risma Ardhi Chandra, mengaku masih berfokus untuk bekerja dan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Pati. Harapannya, pembangunan infrastruktur di daerahnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Awake dewe kerja wae sing apik (kita kerja yang bagus),” kata Chandra, Selasa (7/7/2026).
“Mbangun dalan, mbangun Kabupaten Pati ben rakyate makmur (membangun jalan, membangun Kabupaten Pati agar rakyatnya makmur),” lanjut dia.
Lebih lanjut, Risma juga mengomentari acara Piala Dunia. Ia optimis bahwa grup yang didukungnya menang.
“Piala dunia jagoku Spanyol menang kan, lawan Maroko tetap Spanyol menang. Nanti acara nobar ditunggu saja,” jelas dia. (*)
Redaksi Patitimes.com


















