Pelaku Pembongkaran Makam di Desa Grinting Brebes Ternyata ODGJ

Patitimes.com – Pelaku pembongkaran makam di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, akhirnya terungkap. Setelah diselidiki, pelaku inisial HP (33) itu diketahui merupakan orang dengan ganguan jiwa (ODGJ).

Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi, mengatakan bahwa kondisi kesehatan HP telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Selain itu, hal ini turut diperkuat dengan surat kontrol pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga Tegal.

“Dari hasil pemeriksaan serta keterangan orang tua dan warga, yang bersangkutan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” kata Afandi, Jumat (26/6/2026), dikutip Detik.

“Hal itu juga diperkuat dengan adanya surat kontrol pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga Tegal,” lanjut dia.

Baca Juga :  ODGJ Ancam Ledakkan Minimarket Usai Ditolak Bayar Pakai KTP

Menurut informasi, makam yang digali oleh HP milik Toniah, warga Desa Grinting, yang meninggal dunia sekitar dua bulan lalu. Dengan terungkapnya pelaku pengidap gangguan jiwa, Polisi menyimpulkan tidak ada motif terkait aksi tersebut.

Setelah diamankan, pelaku kembali diserahkan kepada keluarganya dengan membuat surat pernyataan yang berisi kesanggupan untuk menjaga, merawat, serta mengobati HP agar tidak kembali melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat.

“Kami menyerahkan yang bersangkutan kepada keluarganya. Orang tua pelaku telah membuat surat pernyataan yang berisi kesanggupan untuk menjaga, merawat, dan mengobati anaknya agar tidak kembali melakukan perbuatan yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar Afandi.

Diberitakan sebelumnya, ada sebuah makam di tempat pemakaman umum (TPU) Grinting, Brebes, dibongkar oleh orang tak dikenal. Pembongkaran makam tersebut disebut tidak terjadi sekali, melainkan sudah dua kali berturut-turut.

Baca Juga :  Jukir Wanita di Brebes Selamatkan Uang Senilai Rp3,6 M dari Maling

Penggalian pertama terungkap pada Rabu (24/6/2026) pagi. Sehari setelahnya, warga kembali mendapati galian serupa di makam yang sama pada Kamis (25/6/2026). Atas hal tersebut, warga menduga bahwa pelaku pembongkaran makam merupakan orang yang sama.

“Kejadian semalam dan diketahui tadi pagi. Saat ini dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi, Kamis (26/6/2026). (*)