Hadirkan Ruang Publik Modern, Pemkot Semarang Revitalisasi Kawasan Kuliner-Lingkar Luar Simpang Lima

Semarang, Patitimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang disebut tengah melakukan revitalisasi di kawasan lingkar luar Simpang Lima, dengan tujuan peningkatan kualitas infrastruktur, lingkungan, hingga mendukung aktivitas ekonomi bagi para pedagang.

Dalam hal ini, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa upaya revitalisasi tersebut dilakukan secara menyeluruh, agar Simpang Lima dapat dijadikan sebagai ruang publik modern yang dapat dinikmati masyarakat.

“Simpang Lima adalah wajah Kota Semarang. Karena itu kami ingin menghadirkan kawasan yang lebih nyaman untuk berjalan kaki, lebih teduh, lebih bersih, bebas genangan, sekaligus tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi dan rekreasi masyarakat,” jelas Agustina, Jumat (26/06/2026).

Kemudian, Pemkot Semarang juga melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ditempatkan secara khusus di kawasan kuliner yang berada di bawah jalur pedestrian.

Baca Juga :  IPM Kota Semarang 2025 Naik Jadi 85,80, Agustina-Iswar Realisasikan Pengurangan Sampah Signifikan

Pada penjelasannya, kehadiran IPAL ini nanti akan ditujukan untuk melakukan pengolahan limbah dari aktivitas pedagang sebelum dialirkan ke saluran drainase. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan menjaga kualitas lingkungan.

“Kami ingin kawasan kuliner tetap berkembang, tetapi juga semakin bersih dan ramah lingkungan. Limbah dari aktivitas pedagang akan diolah terlebih dahulu sehingga saluran drainase tidak mudah tersumbat oleh minyak maupun sisa kotoran,” ujarnya.

Selain itu, penataan Simpang Lima juga diperhatikan dengan cara melakukan pemindahan sementara pohon-pohon di kawasan tersebut ke Kebun Bibit Sampangan, untuk menjalani masa perawatan dan karantina, guna menjaga keberlanjutan ruang hijau.

“Kami tidak menghilangkan ruang hijau. Pohon-pohon tetap kami rawat agar nantinya Simpang Lima tetap menjadi kawasan yang rindang, teduh, dan nyaman dinikmati masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Bernilai Strategis, Koridor 1 Jadi Pilihan Pertama Percobaan Bus Listrik Trans Semarang

Setelah perawatan dan masa karantina tersebut selesai, pohon-pohon akan mulai ditanam kembali sebagai bagian dari upaya perubahan penataan lanskap baru di Simpang Lima Kota Semarang. Terkait hal tersebut, revitalisasi akan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026 mendatang. (Adv)