Pati, Patitimes.com – Karnaval sound horeg di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, sempat diwarnai kericuhan. Terkait kejadian tersebut, warga saling dorong dan melempar barang satu sama lain, hingga polisi ikut kena getahnya.
Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro turut mengonfirmasi peristiwa yang terjadi pada Selasa (16/6/2026), tepatnya di perempatan Jalan Sowen, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil. Kejadian bermula saat peserta karnaval bertemu dengan warga lainnya, lalu terjadi aksi saling teriak.
“Kejadian saat itu di perempatan depan Sowen memang pertemuan anak Dukuh Gandung dengan anak-anak warga Pasucen saat lewat itu pada teriak-teriak gitu ya kan,” jelas Suntoro, dikutip Detik.
Aksi tersebut diduga jadi pemicu yang menyebabkan warga dan peserta ribut di jalan. Mereka kemudian saling dorong-dorongan hingga melempar barang-barang. Mirisnya, lemparan tersebut mengenai salah satu petugas kepolisian yang sedang bertugas mengawal.
“Karena massa banyak dengan warga sedang menonton itu ramai, terus kemudian saling ada gesekan terus dari kedua belah pihak saling lempar itu saja, terus ada anggota yang terkena lemparan,” terang dia.
Akibat lemparan benda tumpul tersebut, petugas yang kena lemparan sempat dilarikan ke puskesmas. Situasi kembali berlangsung kondusif setelah kedua kelompok dilerai, sehingga tidak ada pihak yang diamankan.
“Anggota kena lemparan di kepala kita upayakan dicek karena takut kenapa-kenapa seperti itu,” terang Suntoro.
“Tidak ada yang diamankan, situasi kondusif,” lanjut dia. (*)
Redaksi Patitimes.com


















