Semarang, Patitimes.com – Korban hanyut di saluran air Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad RA (9) baru ditemukan selang dua hari sejak hari kejadian dan sudah mengalami pembengkakan.
RA dilaporkan hanyut pada Selasa (28/10/2025) sekitar 17.56 WIB, kemudian diketahui keberadaannya di saluran air Jalan Taman Lintang Trenggono, Kelurahan Tlogosari Kulon atau depan Masjid Al Mubarok pada Kamis (30/10/2025) malam sekitar 21.35 WIB.
Informasi penemuan jenazah ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono. Ia menyebutkan, tubuh RA ditemukan berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian.
“Kami mendapatkan laporan penemuan jenazah seorang anak kecil di area taman depan Masjid Al Mubarok Jl. Lintang Trenggono,” kata dia, Jumat (31/10/2025), dikutip Kompas.
“Ternyata benar bahwa jenazah tersebut adalah (korban) yang dua hari ini kami cari,” ujarnya.
Setelah mendapatkan laporan pada Kamis malam, tim SAR langsung bergegas ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Dengan teridentifikasinya jasad korban, operasi SAR selama dua hari terakhir resmi ditutup.
“Dengan dievakuasinya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tambah Budiono.
Sementara itu, Lurah Tlogosari Kulon, Hananto Lesworo, membenarkan bahwa jasad tersebut merupakan anak yang hanyut di Tlogomulyo. Pihak keluarga juga sudah datang dan mengonfirmasi identitasnya.
“Keluarganya datang sempat memeriksa, membuka penutupnya sedikit dan memang benar kalau itu anak yang (hanyut) di Tlogomulyo berjenis kelamin perempuan,” kata Hananto, dikutip Detik.
Menurut informasi, korban merupakan anak dari peminta-minta yang sering lewat di kawasan Tlogomulyo. Di hari kejadian, ia dan sang ibu sedang melintasi proyek peninggian jembatan. RA disebut tidak menyadari ada saluran air yang tertutup oleh air hujan. (*)
Redaksi Patitimes.com


















