Momen Iduladha, Walkot Semarang Agustina Tekankan Pentingnya Solidaritas dan Toleransi

Semarang, Patitimes.comPada momen perayaan Iduladha, Wali Kota Semarang Agustina menekankan pentingnya nilai solidaritas dan toleransi.

Menurutnya, nilai solidaritas dan toleransi dapat tergambar dari kebersamaan dan gotong-royong yang dilakukan panitia kurban di Balaikota Semarang. Dimana mereka tak hanya berasal dari agama Islam.

“Kita bersyukur ya memiliki sebuah momen istimewa di setiap tahun, yaitu berbagi dalam perayaan Idul Kurban, ada banyak sekali yang kemudian memberikan sumbangan berbentuk sapi dan kambing, dan ini menjadi kegiatan yang sangat positif,” ujarnya.

Pada Iduladha kali ini, pihaknya menyerahkan hewan kurban ke masjid-masjid di Kota Semarang. Diantaranya Masjid Baiturrahman, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman. Selain itu juga diberikan kepada masyarakat, seperti di daerah Pekunden dan Pleburan.

Baca Juga :  Manfaat Melakukan Kurban bagi Umat Islam

“Dan kita banyak sekali memberikan sapi dari ASN di Kota Semarang ini, dari Korpri juga besar sekali 880 kilo, totalnya yang di sini ada 11 ekor, dan yang dikirimkan ke masjid-masjid besar yang menjadi pendukung kegiatan kota Semarang, kita kirimkan,” jelasnya.

Momen Iduladha ini pun diharapkan bisa membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Semarang.

“Kami berharap berkah dan hidayah melimpah bagi warga kota Semarang, baik yang memberi maupun yang menerima, dan semoga dengan perayaan hari raya Idul Adha ini kita semakin direkatkan dalam persatuan dan kesatuan, dan membawa kota Semarang menjadi semakin hebat,” ujarnya.

Kabag Kesra (Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat) Kota Semarang, Ali Sofyan mengatakan bahwa pengadaan hewan kurban sebanyak lima ekor sapi yang berasal dari dana APBD Kota Semarang.

Baca Juga :  Ria Ricis Kurban Puluhan Hewan di Idul Adha 2025, Bagikan ke Fans dan Karyawan

Dua sapi dikurbankan atas nama Wali kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan wakilnya Iswar Aminuddin, yang diserahkan ke Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman.

Kemudian tiga sapi lainnya untuk Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Agung Jawa Tengah atau MAJT dan satu ekor disembelih di komplek Balaikota Semarang. Sementara untuk kambing, ada 28 ekor dengan berbagai jenis.

Ali menambahkan bahwa Balaikota Semarang sendiri, menyembelih 11 ekor sapi. Sisanya Pemkot Semarang menyerahkannya ke masjid-masjid tersebut. (*)