Duel Maut di Rembang Tewaskan Paman, Diduga Dipicu Hubungan Tak Harmonis

Rembang, Patitimes.com – Seorang paman dan keponakan adu jago di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Magersari, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Terkait insiden ini, RS (49) dilaporkan tewas setelah dipukul helm oleh keponakannya, AUM (16).

Duel maut berawal pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.46 WIB saat AUM mengendarai motor dengan memboncengkan temannya, SQ. Mereka hendak menuju sekolahnya untuk mengikuti upacara hari peringatan kemerdekaan RI.

Sesampainya di lokasi, tepatnya di Hotel Green Doorz Desa Magersari, ia bertemu dengan pamannya, RS, yang berkendara. RS tiba-tiba memepet motor keponakannya, sehingga AUM turun dari kendaraan dan memukul korban dengan helm.

“Di depan hotel Green Doorz, Magersari, tiba-tiba pelaku (AUM) dipepet lagi oleh korban (pamannya). Lalu korban turun dari sepeda motor, kemudian pelaku turun dari motor sambil melepaskan helm,” kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Alva Zakya Akbar, Senin, dikutip Detik.

Baca Juga :  Jalan Tanjakan Desa Pasedan-Ngotoko Rembang Bakal Dilakukan Pengeprasan

“Kemudian pelaku memukul kepala korban menggunakan helm dan saling pukul. Dan saat dipisah oleh warga, korban terjatuh. Selanjutnya pelaku diamankan warga dan diserahkan kepada petugas,” lanjut dia.

Setelah diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat K-4509-DW warna putih merah, Honda Vario 150 K-3638-WM warna putih, serta sebuah helm hitam merek Honda.

Menurut penyelidikan, hubungan antara pelaku dan korban tidak akur karena masalah perebutan harta warisan. Saat ini, pelaku yang masih remaja masih menjalani proses pemeriksaan dengan penyidik dan belum ditahan.

“Hubungan antar keluarga keduanya sudah tidak akur karena sebelumnya ada konflik terkait perebutan harta warisan,” kata Alva.

Baca Juga :  Dindikpora Rembang: Outing Class Sifatnya Sukarela Tapi Tidak Diskriminatif

“Pelakunya masih anak-anak, inisial AUM. Korban ini pamannya pelaku,” jelasnya lagi.

Sementara itu, korban dinyatakan meninggal saat dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno. Jasadnya masih berada di kamar jenazah setelah proses autopsi. (*)