Demak, Patitimes.com – Terungkap dua rumah yang menjadi sasaran pembakaran oleh sosok pria bersebo di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Dua rumah tersebut merupakan milik warga yang merupakan pensiunan PNS dan mantan kepala desa.
Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono menyebutkan, dua rumah tersebut dibakar di waktu yang hampir berdekatan, yakni pada hari Selasa (2/6/2026) malam. Sementara, jarak antara kedua rumah tersebut sekitar satu kilometer.
Diketahui, upaya pembakaran rumah yang sempat viral media sosial terjadi di kediaman Sudarko (50), seorang pensiunan PNS, warga Desa Tlogorejo. Sebelumnya, pelaku ternyata sudah melakukan aksi pembakaran di rumah Mahmud, mantan Kepala Desa Rejosari.
“Rumah pak mantan (kepala desa) itu di Rejosari, sementara rumah Pak Sudarko di Tlogorejo. Jaraknya sekitar satu kilometer tetapi beda desa. Waktu kejadiannya selisih 5-10 menitan, duluan rumah Pak Mantan,” jelas Mujiyono, Sabtu (6/6/2026), dikutip Detik.
Percobaan pembakaran tersebut sama-sama hanya membakar bagian depan rumah dan menghanguskan sejumlah perabotan saja. Menurut dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan oleh orang yang sama.
“Membakar di bagian depan rumah, tapi tidak sampai kebakaran. Hanya bagian depan yang ada bekas terbakar seperti pintu, meja, dan kursi,” terang Mujiyono.
“Dugaannya pelakunya sama, satu orang yang sama,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Saat ini, pelaku sedang diburu oleh tim reserse mobil (resmob) dan reserse kriminal (reskrim), namun belum diketahui keberadaan pelaku secara pasti.
“Ya kalau dari CCTV ya diduga, indikasinya (identitas) ada sih, tapi sementara kan belum kita ungkap, belum kita sebarluaskan dulu karena belum terungkap,” kata Mujiyono.
“Kita kerja sama dengan Resmob Polda, Resmob Polres, Reskrim Polsek untuk mencari keberadaan itu sampai di rumahnya atau mungkin tempat-tempat indikasi persembunyiannya itu, tapi belum ketemu sampai saat ini,” lanjut dia.
Ia juga menyebutkan ada dugaan motif balas dendam di balik peristiwa ini. (*)
Redaksi Patitimes.com

















