Pengendalian Inflasi hingga Kesiapan Transportasi Jadi Fokus Pemkot Semarang Jelang Lebaran

Semarang, Patitimes.comPemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memastikan persiapan dalam menghadapi arus mudik dan Lebaran berjalan dengan optimal.

Kesiapan berbagai sektor layanan publik, mulai dari layanan kesehatan, transportasi, keamanan, kebersihan kota, hingga ketersediaan pangan pun terus diperhatikan.

Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, pengendalian inflasi menjadi hal yang penting mengingat seringkali terjadi lonjakan harga pada sejumlah komoditas utamanya bahan pokok. Oleh karena itu, sejumlah langkah-langkah pengendalian inflasi juga disiapkan.

Berdasarkan data terakhir, inflasi Kota Semarang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,65 persen (year on year) sehingga diperlukan penguatan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran.

Sementara itu, seluruh perangkat daerah telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mendirikan pos kesehatan, menyiapkan sarana transportasi, menjaga ketertiban umum, serta memastikan jaringan komunikasi dan CCTV berfungsi optimal selama periode Lebaran.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Ingin Buat Rencana Induk Pengelolaan Air Terpadu untuk Atasi Banjir

Terkait transportasi mudik, Pemkot Semarang telah memfasilitasi program Mudik Gratis 2026 dengan menyediakan 12 armada bus untuk membantu perjalanan warga Semarang dari Jakarta menuju Semarang dan sebaliknya.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat bisa melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

Wali Kota Semarang, Agustina menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memastikan perayaan Idulfitri di Kota Semarang berjalan aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan stakeholder harus bergerak bersama memastikan kesiapan Kota Semarang dalam menghadapi arus mudik maupun aktivitas masyarakat selama Lebaran,” paparnya. (Adv)

Berita Terkait