Kecelakaan Truk di Jalan Pantura Semarang-Kendal, Sopir Tewas Terjepit

Semarang, Patitimes.com – Terjadi kecelakaan antara dua truk di Jalur Pantura Semarang-Kendal pada Kamis (15/1/2026) pagi sekitar pukul 05.45 WIB. Akibat peristiwa tersebut, satu orang yang merupakan sopir truk dilaporkan tewas.

Peristiwa tersebut berawal saat truk bermuatan PVC melaju dari arah Jakarta ke Surabaya. Saat sampai di lokasi, yakni Jalan Randu Garut KM 13.5, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pengemudi bernama Dede Ferdiansyah (21) diduga mengantuk dan menabrak truk yang parkir.

“Kejadian tersebut diduga terjadi akibat sopir truk yang mengantuk saat melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya, sehingga menabrak bagian belakang truk lain yang sedang terparkir di badan jalan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang, Budiono.

Baca Juga :  Kecelakaan di Banyumanik Semarang Tewaskan Pengendara Motor

Akibatnya, dua orang terjepit di kabin truk, sehingga Basarnas langsung mengupayakan evakuasi dengan alat ekstrikasi terhadap korban. Namun, nyawa Dede tidak bisa terselamatkan, sedangkan korban Ponco Waluyo (61) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Kedua korban warga Sonoageng, Prambon, Nganjuk, Jawa Timur. Satu korban dinyatakan meninggal dunia (MD) atas nama Dede Ferdiansyah (21), sementara satu korban lainnya atas nama Ponco Waluyo (61) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan segera mendapatkan penanganan medis,” terang Budiono.

Menurut informasi, proses evakuasi selesai hingga pukul 06.45 WIB. Setelahnya, korban meninggal langsung diserahkan ke pihak rumah sakit. Sementara, korban luka dilakukan penanganan medis lebih dulu, baru dilakukan perawatan di RS.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil Rombongan Guru Asal Jakarta dengan Truk Crane di Tol Ungaran, 1 Tewas

“Hingga operasi SAR dinyatakan selesai, kami memastikan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak terkait,” kata Budiono.

Pihaknya turut mengimbau kepada para pengemudi di jalan untuk selalu menjaga kondisi badan tetap fit saat berkendara. Ia meminta pengemudi beristirahat jika merasa kelelahan atau mengantuk demi menjaga keselamatan di jalan.

Kami mengimbau kepada para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik dan beristirahat cukup demi keselamatan bersama,” tutup Budiono. (*)