Penampilan Cabor Dance Sport di Pendopo Kudus Tuai Polemik, KONI Minta Maaf

Kudus, Patitimes.com Heboh video di media sosial menunjukkan penampilan cabang olahraga (cabor) dance sport di sebuah acara Pendopo Kabupaten Kudus. Acara itu menuai polemik lantaran penampil disebut mengenakan kostum yang terlalu terbuka.

Menanggapi hal ini, Ketua KONI Kudus, Sulistyanto menyampaikan permintaan maaf karena penampilan tersebut sempat menyebabkan kegaduhan dan menimbulkan keresahan.

“Atas kejadian tadi malam saya selaku Ketua KONI kita menyampaikan permohonan maaf kepada pak Bupati atas kejadian tadi malam penampilan dari tim kami,” jelasnya, Senin (30/12/2025), dikutip Detik.

“Selain pak bupati kita menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kudus karena hal tersebut mengganggu keresahan masyarakat. Sehingga kita perlu menyampaikan permohonan maaf secara langsung,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, penampilan tersebut termasuk dalam cabang olahraga Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) yang disebut dansa kompetitif (dance sport). Cabang olahraga ini menggabungkan seni tari ballroom, salsa, dan hip-hop dengan teknik, ritme, serta kekuatan fisik.

Diketahui, cabang olahraga tersebut dipertandingkan dalam ajang Poprov tahun 2026 mendatang, serta para atlet di nomor tersebut lolos hasil evaluasi pada Oktober 2025 yang lalu.

“Tadi malam dari KONI itu salah satu cabor di bawah pengkap IODI nomor yang dibandingkan, itu dari kami bahwa murni olahraga prestasi yang dipertandingkan Poprov tahun 2026 mendatang,” jelas dia.

“Dan kebetulan nomor tersebut lolos Poprov tahun 2026 dari hasil evaluasi tahun 2025 Oktober 2025 kemarin,” lanjut dia. (*)