Semarang, Patitimes.com – Tumpukan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) di Dusun Blondo, Bawen, Kabupaten Semarang bakal diubah jadi sumber listrik. Upaya ini diwujudkan dengan sinergi antara Pemkab Semarang dengan PT Blondo Lestari Energi (BLE).
Nantinya, lahan TPA Blondo seluas 6,9 hektare bakal disewa oleh perusahaan dengan biaya senilai Rp191 juta per tahun. Seluruh area tersebut akan ditutup dengan geomembran untuk menangkap gas metana dari proses pembusukan sampah, lalu mengubahnya menjadi energi listrik.
“Cara ini juga menggugurkan sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup terhadap metode open dumping pengelolaan sampah di TPA Blondo,” kata Bupati Semarang Ngesti Nugraha baru-baru ini.
Menurutnya, cara ini akan menghemat pengeluaran daerah, mengingat anggaran pengelolaan TPA Blondo saat ini mencapai Rp1,7 miliar.
Sementara itu, dengan kerja sama ini, Pemkab hanya mengelola lindi (leachate) atau limbah cair dari sampah dengan anggaran sekitar Rp200 juta per tahun. Sementara, uang sewa lahan juga akan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.
Menurut informasi, kerja sama dengan PT BLE akan berlangsung selama 30 tahun. Uang sewa lahan akan diterima untuk jangka waktu lima tahun pada tahap awal. Pemkab Semarang juga berpotensi mendapat pembagian keuntungan dari penjualan energi listrik. Sebanyak 280 ton sampah akan menghasilkan listrik sekitar satu megawatt. (*)
Redaksi Patitimes.com


![pelecehan-seksual] Polisi Jelaskan Alasan Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Mandek dan Tersangka Belum Ditahan](https://patitimes.com/wp-content/uploads/2026/05/pelecehan-seksual-300x178.jpg)














