Patitimes.com – Dua pedagang sayur keliling di Kabupaten Magelang, inisial FHD dan SA, babak belur dihajar oleh tiga orang pengendara mobil. Aksi pengeroyokan tersebut diduga dipicu para pelaku tidak terima kendaraannya disalip oleh korban.
Pengeroyokan terjadi di Jalan Raya Magelang-Jogja wilayah Jumoyo, Salam, Kabupaten Magelang, Sabtu (22/8/2026) dini hari. Adapun pelaku yang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian masing-masing berinisial BYH (44), ARP (20), dan YD (25).
“Kejadian di Salam adanya tindak pidana pengeroyokan bersama-sama melakukan penganiayaan sehingga mengakibatkan korban luka,” ungkap Kanit Pidana Umum (Pidum) Reskrim Polresta Magelang Iptu M Ady Haryanto, Rabu (26/8/2026), dikutip Detik.
“Adapun pelaku kita amankan tiga orang,” lanjut dia.
Peristiwa berawal saat pedagang sayur keliling yang menggunakan mobil pikap mendahului mobil yang ditumpangi oleh tiga pelaku. Menurut pelaku, mobil pikap itu memotong jalan tanpa reting atau sein.
Hal itu membuat ketiga pelaku emosi, sehingga akhirnya mengejar dari Muntilan menuju Salam. Mobil pelaku berhenti di daerah Jumoyo, Salam. Akhirnya, korban FHD keluar dari pikapnya, namun langsung dihajar oleh para pelaku dengan tangan kosong.
Akibat kejadian itu, FHD mengalami luka di bagian kepala dan dirawat di RSUD Muntilan, sedangkan rekannya SA mengalami luka bagian kepala di belakang, meski tidak dirawat di rumah sakit.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan dirawat di RSUD Muntilan. Sedangkan keneknya atau rekannya SA (20), warga Kaliangkrik mengalami luka bagian kepala di belakang, namun tidak dirawat di rumah sakit,” imbuh Ady.
Kasus sempat dilaporkan ke Polsek Salam, kemudian dilimpahkan ke Polresta Magelang. Kepada para tersangka dikenakan pasal 262 atau penganiayaan itu ancaman 5 tahun. (*)
Redaksi Patitimes.com

















