Semarang, Patitimes.com –Terungkap motif pelaku begal di Jalan Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, beberapa waktu lalu. Pelaku inisial DBS dan RIF nekat melakukan aksi kriminal itu lantaran ingin beli minuman beralkohol.
“Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, sebelum melakukan aksinya pada jam 02.00 WIB, dua orang ini minum-minuman keras jenis congyang sebanyak tiga botol,” kata Kapolrestabes Semarang, Brigjen Syahduddi, Rabu (8/4/2026), dikutip Detik.
Saat pesta minuman keras (miras) masih berlangsung, minuman yang tersedia sudah habis dan mereka ingin membeli miras lagi. Namun, para pelaku mengaku tidak memiliki uang, sehingga muncul keinginan untuk merampas barang orang lain.
“Mereka nggak ada uang, timbul niat untuk melakukan pencurian kekerasan dengan mengambil secara acak korbannya,” ujarnya.
Menurut pemeriksaan, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Saat kejadian pada Minggu (5/4/2026), pelaku kebetulan melihat korban berhenti di tepi jalan untuk menunggu temannya. Mereka langsung melancarkan aksinya dalam kondisi masih dalam pengaruh alkohol.
“Jadi, motifnya adalah untuk mengambil barang milik korban untuk membeli minuman keras. Iya (masih ada efek miras), karena dia baru selesai minum jam 05.30 WIB, dalam kondisi mabuk,” ujarnya.
Kedua pelaku berhasil ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda. DBS alias Weng diamankan pada Senin (6/4/2026), sedangkan RIF alias Dito diamankan di wilayah Magelang, Selasa (7/4/2026) usai sempat melarikan diri.
“Weng berperan sebagai pengemudi motor Honda PCX tanpa nopol dan bertugas mengawasi dan menerima hasil kejahatan,” katanya.
“Dito berprofesi sebagai eksekutor yang menghampiri dan menarik dompet milik korban saudari A dan membacok korban YH dengan menggunakan pisau lipat dan membagi hasil kejahatan dengan saudara Weng,” tuturnya lagi.
Sebelumnya, terjadi aksi penjambretan di kawasan Semarang Timur pada Minggu (5/4/2026) pagi. Kejadian itu menimpa korban saat hendak berangkat ke gereja. Akibat peristiwa penjambretan tersebut, satu orang kena bacok saat mencoba menolong temannya.
Kejadian berawal pada 06.45 WIB, saat ACH (31) menjemput rekannya, YH (30). Namun, saat menunggu di depan rumah, ACH dihampiri dua orang tak dikenal yang langsung merebut barang bawaannya, seperti dompet dan barang berharga lainnya.
“Kemudian korban YH menghampiri saudari ACH untuk membantu melawan. Namun YHA tergores senjata yang dibawa pelaku di bagian pelipis hingga pipi. Setelah itu pelaku melarikan diri,” terang Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy.
Setelah kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. (*)
Redaksi Patitimes.com
















