Semarang, Patitimes.com – Wali Kota Agustina Wilujeng memiliki cita-cita besar untuk menjadikan Semarang sebagai Kota Sinema. Harapannya, kota ini nantinya mampu mencetak talenta-talenta hebat di bidang perfilman, bahkan berkarir di kancah nasional hingga internasional.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, Bambang Suranggono yang mewakili Wali Kota Agustina dalam agenda Peluncuran Buku Antologi Cerita Pendek “Kampungku dan Kota Semarang” di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (12/11/2025).
Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, ke depannya, pihaknya mendorong agar kisah-kisah menarik dalam buku antologi cerpen tersebut bisa diadaptasi menjadi film pendek.
“Bu Wali memberi pesan, tahun depan dari cerpen-cerpen terbaik ini harus ada yang dibuat film pendek. Karena beliau memiliki mimpi menjadikan Semarang sebagai Kota Sinema,” ujar Bambang menyampaikan pesan Wali Kota Agustina.
Ia menjelaskan, cerpen-cerpen di dalam buku tersebut telah melalui seleksi yang ketat. Dari ribuan karya yang masuk, hanya 90 cerita terbaik yang akhirnya lolos dan berhasil dibukukan menjadi tiga buku “Kampungku dan Kota Semarang” dengan kategori SD, SMP, dan SMA/Umum.
Ia menyebutkan salah satu karya yang menarik, yakni cerita pendek tentang literasi kopi yang ditulis oleh salah satu peserta SMA. Karya ini menyoroti tentang terciptanya budaya ‘ngopi’ di kafe dan kratifitas para barista di Kota Semarang.
“Mereka belajar bahwa Semarang mungkin tidak punya kebun kopi, tapi bisa menjadi kota dengan budaya kafe dan barista yang kreatif,” tuturnya.
Bambang turut menyampaikan arahan dan apresiasi dari Wali Kota atas karya ribuan peserta lainnya, sekaligus visi besar untuk tindak lanjut program tersebut. Harapannya, selain bisa diadaptasi menjadi film, kegiatan ini bisa terus berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak. (adv)
Redaksi Patitimes.com





















