Fenomena Dubai Chewy Cookies: Mengapa Camilan Pistachio Ini Mendadak Viral di Indonesia?

Patitimes.com– Dunia kuliner tanah air kembali diguncang oleh tren baru yang menggugah selera. Setelah era kejayaan mochi dan croissant, kini giliran Dubai Chewy Cookies yang merajai linimasa media sosial. Lewat berbagai konten ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) yang menampilkan sensasi renyah kataifi berpadu dengan cokelat lumer, camilan ini sukses memicu rasa penasaran jutaan netizen di Indonesia.

Tren ini tidak hanya berhenti sebagai tontonan di layar ponsel. Data menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap camilan manis ini melonjak tajam, baik di toko kue fisik maupun platform e-commerce. Fenomena ini membuktikan bahwa audiens Indonesia sangat responsif terhadap inovasi kuliner yang menawarkan pengalaman sensorik unik.

Lonjakan Penjualan di Platform E-Commerce

Menanggapi fenomena ini, Adi Rahardja, Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, mengungkapkan bahwa tren camilan di Indonesia saat ini sangat dipengaruhi oleh tekstur dan visual. Menurutnya, konsumen Indonesia kini mencari lebih dari sekadar rasa; mereka mencari pengalaman.

“Tren camilan di Indonesia belakangan ini identik dengan tekstur yang kenyal, rasa yang unik, hingga tampilan yang menggugah selera. Mulai dari mochi beberapa waktu lalu, kini tengah viral camilan Dubai chewy cookie. Kami melihat ada dua kebutuhan yang selalu muncul di platform kami: konsumen yang mencari produk jadi siap santap, atau mereka yang ingin berkreasi sendiri di rumah dengan membeli bahan-bahannya,” jelas Adi.

Apa Itu Dubai Chewy Cookies?

Secara visual, Dubai chewy cookies sekilas nampak seperti kue kering cokelat biasa. Namun, kejutan sebenarnya terletak pada isiannya. Camilan ini mengadaptasi elemen dari cokelat viral asal Dubai yang menggunakan kataifi—sejenis adonan pastry khas Timur Tengah yang sangat tipis dan renyah—yang dicampur dengan selai pistachio yang gurih.

Salah satu miskonsepsi yang sering muncul di masyarakat adalah anggapan bahwa tekstur chewy (kenyal) pada kue ini berasal dari adonan mochi. Kenyataannya, tekstur elastis dan kenyal tersebut didapatkan dari lapisan marshmallow yang diolah sedemikian rupa hingga menyerupai konsistensi mochi, memberikan sensasi unik saat ditarik.

4 Faktor Utama Mengapa Dubai Chewy Cookies Begitu Viral

Keberhasilan Dubai chewy cookies menjadi primadona baru di industri kuliner Indonesia tidak terjadi tanpa alasan. Berikut adalah beberapa faktor kunci yang mendorong popularitasnya:

1. Kontras Tekstur yang Memikat

Daya tarik utama dari cookies ini adalah perpaduan teksturnya. Lapisan luar yang lembut dan marshmallow yang kenyal memberikan sensasi “chewy” yang memuaskan. Namun, saat digigit lebih dalam, konsumen akan menemukan isian kataifi yang sangat garing. Kontras antara lembut dan renyah inilah yang membuat orang ketagihan.

2. Profil Rasa yang Mewah dan Seimbang

Camilan ini tidak hanya sekadar manis. Penggunaan cokelat hitam (dark chocolate) pada lapisan luar memberikan sentuhan pahit yang elegan. Rasa pahit ini diseimbangkan dengan sempurna oleh selai pistachio di dalamnya yang memiliki karakter nutty, gurih, dan creamy. Menariknya, brand cokelat lokal seperti Pipiltin juga mulai ikut berinovasi dengan menggunakan kakao asli Indonesia, memberikan karakter rasa lokal yang lebih kuat.

3. Visual yang “Social Media Worthy”

Di era Instagram dan TikTok, visual adalah segalanya. Warna cokelat pekat yang kontras dengan isian hijau pastel dari pistachio serta lelehan marshmallow putih membuat cookies ini sangat estetik saat dipotret atau direkam. Momen saat kue dipatahkan (the cookie pull) menjadi konten yang sangat viral dan menarik secara visual.

4. Adaptasi Kreatif oleh Brand Lokal

Kreativitas pelaku UMKM di Indonesia patut diacungi jempol. Mereka tidak hanya meniru resep asli, tetapi juga memodifikasinya dengan berbagai varian rasa seperti Biscoff, Matcha, hingga Stroberi. Bahkan, konsep isian kataifi pistachio kini telah diadaptasi ke berbagai jenis penganan lain seperti donat mochi, risol manis, hingga es krim gourmet.

Masa Depan Tren Camilan Viral

Kehadiran Dubai chewy cookies mempertegas bahwa pasar Indonesia sangat terbuka terhadap pengaruh kuliner internasional yang dikombinasikan dengan sentuhan kreatif lokal. Dengan eksposur yang terus meluas melalui figur publik dan kreator konten, camilan ini diprediksi akan tetap bertahan lama di puncak tren sepanjang tahun 2026.

Bagi Anda pencinta kuliner manis, Dubai chewy cookies adalah perpaduan sempurna antara kemewahan bahan Timur Tengah dan kenyamanan camilan modern. Jadi, apakah Anda lebih memilih membelinya secara instan atau mencoba tantangan membuatnya sendiri di dapur?