Mobil Seruduk Bangunan RW di Kembangarum Semarang Barat, 1 Penumpang Tewas

Semarang, Patitimes.com – Sebuah mobil menyeruduk bangunan balai RW di Jalan Borobudur Raya, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat pada Jumat (5/12/2025) pagi. Kecelakaan tunggal tersebut dikabarkan menewaskan salah satu penumpang.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar mengonfirmasi kejadian tersebut, serta membenarkan adanya korban tewas. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah kecelakaan tersebut disebabkan oleh rem blong atau bukan.

“Di Jalan Borobudur Raya, kecelakaan tunggal. Belum tau (penyebab rem blong), nanti info lebih jelas melalui unit Gakkum Satlantas. Ada (korban tewas) infonya,” kata dia, dikutip Detik.

Mobil mengalami ringsek di bagian depan, sehingga crane disiapkan untuk dilakukan evakuasi.

Sementara itu, menurut kesaksian warga setempat merujuk pada rekaman CCTV, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 08.15 WIB. Saat itu, mobil meluncur dengan kecepatan tinggi dari RT 3 RW 11, kemudian langsung membentur bangunan.

Baca Juga :  Truk Terguling di Demak

“Jadi mobil meluncur dari RT 3 RW 11, dari arah atas, dia cari alamat pengajian dekat sini. Lokasi pengajian sekitar 75-100 meter dari sini. Mobilnya meluncur dari atas,” kata Budiono.

“Dari CCTV dia langsung meluncur kecepatan sangat tinggi dan membentur tembok balai RW 8. Bisa jadi rem blong, karena tadi saya keluarkan korban penumpang kondisi mesin masih nyala,” lanjut dia.

Ada dua orang di dalam mobil tersebut, yakni NN (58) yang mengendarai dan penumpang inisial SW (60). Diketahui, SW sudah tidak sadarkan diri saat dievakuasi, dan dilaporkan meninggal. Jasadnya kemudian dibawa ke RSUP Kariadi, sementara NN dilarikan ke RS Columbia untuk perawatan.

Baca Juga :  Korban Tewas Tersapu Ombak di Tanjung Emas Semarang Bertambah 4 Orang

“Di dalam ada dua orang. Yang meninggal sebelah kiri, penumpang. Dilihat itu airbag-nya mengembang jadi nggak tahu benturnya seperti apa, yang jelas kondisi sudah tertelungkup di dalam,” tuturnya.

“Pengemudinya tadi saya datang itu kebetulan sudah bisa keluar. Dia langsung keluar karena ada sedikit asap, jadi agak sedikit panik, kemudian bersama-sama kita keluarkan yang meninggal,” lanjutnya. (*)