Semarang, Patitimes.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian bersama dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyambangi Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang pada Rabu (05/11/2025).
Dalam kesempatannya, kedua menteri tersebut berkunjung guna meninjau secara langsung terkait proses pelayanan petugas MPP Kota Semarang juga mengenai situasi yang ada di dalamnya.
Selama proses kunjungan tersebut, Maruarar menyoroti adanya pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis, yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah sejalan dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, yaitu menghadirkan kebijakan pro rakyat yang manfaatnya terlihat secara nyata.
“Saya senang karena di sini BPHTB, PBG buat rakyat sudah gratis, dan prosesnya cepat, satu hari. Tapi kalau bisa dipercepat lagi supaya rakyat tidak perlu bolak-balik, biar happy,” ucap Maruarar.
Sementara, Tito terfokus pada rencana Pemkot Semarang terkait pemindahan lokasi MPP ke Gedung Juang yang berada di Jalan Pemuda Nomor 163, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, karena disebut memiliki nilai yang lebih strategis dan representatif.
“Tolong dibuat suasananya lebih nyaman, rapi. Orang datang harus merasa disambut, bukan seperti masuk kandang macan. Pelayanannya sudah baik, tapi tetap bisa ditingkatkan,” kata Tito.
Terlepas dari hal itu, keduanya memberikan apresiasi atas durasi pelayanan yang dinilai lebih cepat dari daerah lain. Selain itu, adanya pengakuan warga yang menyebut tidak adanya pungutan liar (pungli) juga menambah nilai positif dari hasil kunjungan tersebut.
Sejalan, kunjungan ini disambut baik oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan ditemani Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Semarang.
Agustina menanggapi seluruh apresiasi oleh kedua menteri tersebut dengan menyampaikan rasa syukur dan janji tindak lanjut akan pesan-pesan yang telah diberikan kepadanya.
“Alhamdulillah kami senang sekali mendapat apresiasi. Senang juga karena MPP nyaman, tadi juga mendapatkan pujian dari masyarakat yang sedang mengurus. Tidak ada pungli, cepat, tidak ada preman, dan semua pelayanannya ramah,” ujar Agustina.
Ia juga memastikan bahwa Dinas Tata Ruang (Distaru) akan menyiapkan desain tata ruang yang bersih, terang, dan ramah selama proses perpindahan dan renovasi nantinya.
“Pesan dari beliau akan kami tindak lanjuti. Tahun depan, MPP akan pindah ke Gedung Juang. Di sana suasananya akan dibuat lebih nyaman, lebih homy, seperti di bank. Supaya warga merasa betul-betul dilayani,” tambahnya. (Adv)

















