Pati, Patitimes.com – Dua kepala desa asal Kecamatan Gunungwungkal mendatangi Kantor DPRD Pati hari ini, Jumat (18/9/2026). Kedatangan tersebut masih berkaitan dengan respon Ketua Dewan Pati terkait absennya sejumlah camat dan kepala OPD di Rapat Paripurna.
“Di medsos sudah beredar luas bahwa di dalam rapat perubahan anggaran 2026 itu banyak camat atau OPD yang tidak hadir, ini kan membuat gonjang-ganjing bumi Pati,” ujar Kepala Desa Gunungwungkal, Mulyono.
Maka dari itu, pihaknya datang untuk mengajukan surat tertulis untuk meminta daftar kehadiran Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (14/9/2026) lalu. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi, sekaligus menjaga keseimbangan informasi.
“Untuk keseimbangan, baik legislatif maupun eksekutif, begitu juga yang tidak hadir. Kalau memang ada wakil kita yang duduk di DPRD di dalam rapat seperti itu yang sifatnya tidak hadir, ya kita harus sama-sama memberikan keseimbangan untuk pemberitaan,” terang dia.
Mulyono turut menyayangkan adanya camat yang tidak hadir dalam Rapat Paripurna Perubahan Anggaran. Apalagi, rapat tersebut membahas aspirasi kepala desa yang disampaikan dalam rakorcam terkait usulan pembangunan desa.
Menurutnya, camat dan kepala dinas seharusnya menjadi panutan. Jika memang ada urusan mendesak, maka kehadiran bisa diwakilkan. Maka dari itu, adanya kabar sejumlah camat dan kepala dinas yang absen tanpa kejelasan menjadi hal memalukan.
“Beliau-beliau ini menjadi panutan dan tuntunan kami dengan adanya berita seperti itu kan kita malu, kita berdua ini ingin memastikan berita itu benar atau tidak,” jelasnya. (*)















