2 Rumah di Desa Bodeh Pati Rusak karena Terjangan Angin Puting Beliung

Pati, Patitimes.com – Dua rumah warga Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Dua rumah tersebut masing-masing milik Sadin dan Heri Supriyanto. Menurut informasi, rumah milik Sadin sampai roboh diterjang angin kencang. Sedangkan, rumah milik Heri atapnya mengalami kerusakan hingga rontok.

Angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Minggu (13/9/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil sementara diperkirakan sekitar Rp26 juta.

“Yang terpenting tidak ada korban jiwa,” kata Kasat Samapta Polresta Pati Kompol Ali Mahmudi, Senin (14/9/2026).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, sejumlah personel Polresta Pati bersama warga bergerak melakukan evakuasi, pada Senin (14/9/2026). Sebanyak 17 personel Sat Samapta Polresta Pati dan 10 personel Polsek Pucakwangi diterjunkan untuk melakukan penanganan.

Baca Juga :  Petambak Nila Salin Terima CSR Kincir Air untuk Tingkatkan Produktivitas

Para petugas dan warga bergotong-royong untuk membantu membersihkan material bangunan, serta melakukan penanganan terhadap rumah yang terdampak. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat bisa segera beraktivitas normal kembali.

“Kami langsung bergerak membantu warga setelah mendapat informasi kejadian. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus dirasakan, terutama ketika warga sedang membutuhkan pertolongan,” kata Kompol Ali Mahmudi.

“Personel membantu melakukan evakuasi serta membersihkan material yang mengganggu aktivitas warga. Kami tetap mengedepankan keselamatan dalam setiap proses penanganan,” ujarnya lagi.

Ia turut mengajak masyarakat untuk saling membantu ketika terjadi bencana di lingkungan sekitar. Jika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi Call Center Polri 110 atau polisi terdekat.

Baca Juga :  Tanggul Sungai Widodaren Jebol, Tak Kuat Tampung Banjir Kiriman dari Pegunungan Kendeng

“Semangat gotong royong sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Masyarakat dapat saling membantu dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila membutuhkan penanganan,” tuturnya. (*)