Rembang, Patitimes.com – Sudah ada dua kasus dugaan keracunan karena menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Lasem, Rembang. Dua kasus tersebut menimbulkan ratusan korban yang berasal dari SMAN 1 Lasem dan MAN 2 Rembang.
Menurut pendataan, ada 725 siswa dan 25 guru SMAN 1 Lasem yang merasakan gejala keracunan pada Kamis (3/9/2026) pagi sekitar jam 09.00. Mereka mengalami mual dan diare usai menyantap menu MBG sehari sebelumnya.
“Akhirnya, saya menyuruh agar tiap kelas didata yang mengalami diare itu,” terang Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, Kamis (3/9/2026), dikutip Detik.
“Setelah itu saya kemudian laporan ke Puskesmas Lasem untuk penanganan darurat dan konsultasi ke Cabdin (Cabang Dinas), akhirnya murid kami pulangkan,” sambungnya.
Adapun menu MBG yang dikonsumsi pada Rabu (2/9/2026) meliputi ayam bakar, nasi putih, mendoan, dan buah semangka.
“Sepertinya (gegara) MBG kemarin. Jadi gini, ada tim yang mencicipi kan, ada satu itu menemukan yang berlendir, ada satu itu baik. Dan yang berlendir ini sudah disisihkan,” terang dia.
Tak hanya di SMAN 1 Lasem, insiden keracunan juga dialami 88 orang dari MAN 2 Rembang pada Selasa (8/9/2026). Para korban sempat menjalani perawatan di tiga rumah sakit, yakni di RSUD Rembang, satu ke RS Bhina, dan satu ke RS PKU.
“Total pasien 88. Rinciannya 36 rawat inap dan 52 rawat jalan. Untuk yang rawat inap, ada tujuh pasien yang dirujuk ke rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, dr. Ali Syofi’i, Rabu (9/9/2026), dikutip Detik.
Menurut informasi, para korban mengalami sejumlah gejala diantaranya mual, pusing, nyeri perut, dan gangguan pencernaan usai menyantap MBG pada Senin (7/9/2026).
“Untuk menu MBG kemarin itu ada ayam kari, tahu bacem, sama melon. Sama nasi,” ungkap Kepala MAN 2 Rembang Ahmad Suhadak Solikin. (*)
















