Rumah Wakil Ketua DPRD Kota Solo Dibobol, ART Bawa Kabur Perhiasan Senilai Belasan Juta

Patitimes.com – Rumah wakil Ketua DPRD Kota Solo, Muhammad Bilal, dibobol pencuri. Pelaku diketahui berjumlah dua orang, sedangkan salah satunya merupakan asisten rumah tangga (ART) korban yang baru dua hari bekerja.

Salah satu pelaku berinisial S merupakan ART di rumahnya, sedangkan pelaku lainnya A yang merupakan kekasih S. Keduanya memiliki peran yang berbeda, yakni A bertugas mengambil perhiasan di rumah majikannya, sedangkan A bertugas menjual.

“Pelaku S dan A, untuk ART inisial S. Yang cewek atau ART itu tugasnya ngambil, pacarnya yang cowok itu tugasnya menjual. Yang cowok itu tidak bekerja sama kami,” beber Bilal.

Pelaku S diketahui baru bekerja selama 2 hari sejak tanggal 20 September, kemudian mengundurkan diri pada 22 September. Sehari setelahnya, pihak keluarga melakukan pengecekan dan menyadari sejumlah perhiasan senilai belasan juta menghilang.

Baca Juga :  Kreator Konten Asal Demak Tewas Tenggelam di Sungai Tuntang

“Dia baru kerja masuk tanggal 2 September, tanggal 22 itu minta resign. Kami penuhi haknya, gaji dan lain-lain,” jelasnya.

“Di tanggal 22 atau 23 September itu kami pagi bersih-bersih, inventaris barang-barang milik Mamah, barang-barang milik istri saya ternyata tidak ada,” tuturnya lagi.

Setelah kejadian itu, pihaknya meminta petugas di Polres Solo untuk melacak keberadaan ART-nya. S diketahui berada di Sukoharjo, sehingga kemudian dijemput oleh pihak berwajib. Pihaknya mengupayakan jalan damai dengan harapan pelaku jera dan tidak mengulangi perbuatannya.

“Setelah ditelusuri, di WA juga sudah tidak merespons, kami dibantu teman-teman Polres Solo mendeteksi lokasi yang bersangkutan. Setelah ditracking, ketemulah dia masih ada di sekitar Sukoharjo,” ucapnya.

Baca Juga :  Bunda Pendidikan Anak Jateng Luncurkan Program PAUD Emas

“Upaya RJ (Restorative justice) karena memang kami sekeluarga lagi fokus untuk pengobatan ibu dan pelaku sudah mengakui. Semoga pelaku juga dapat pembelajaran dari kejadian ini,” ujarnya.

Adapun perhiasan yang diduga dicuri berupa dua gelang emas dan sebuah cincin emas milik ibunya, serta dua gelang emas milik istrinya turut dicuri. Dari 5 item perhiasan yang dibawa, 3 di antaranya telah terjual sekitar Rp 15 juta.

“Yang sudah terjual itu tiga item, kurang lebih ya cuma Rp 15 juta. Yang dua belum sempat terjual,” ungkapnya. (*)