Gudang Mebel Jepara Terbakar Diduga karena Aktivitas Pengelasan, Kerugian Capai Rp20 M

Jepara, Patitimes.com – Kebakaran terjadi di sebuah bangunan berfungsi sebagai gudang mebel di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jepara. Sumber api di gudang mebel milik PT Pijar Sukma diduga berasal dari aktivitas pengelasan tangga di lantai dua.

“Penyebab kebakaran yakni pengelasan tangga ke lantai dua, tempat penyimpanan kardus dan bahan packing seperti styrofoam dan lain-lain,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, Rabu (7/1/2026), dikutip MetroTV News.

Diketahui, sebanyak 13 unit armada dengan 34 personel diterjunkan ke lokasi. Sebanyak enam unit milik Damkar Jepara, dua unit milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara, dan dua unit milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kemudian masing-masing satu unit dari CV Murni, PT Kalingga Jati, dan PT ELS.

Baca Juga :  Warga Margorejo Pati Mengeluh Sudah 4 Kali Banjir Melanda Sepanjang 2025

“Pertugas sampai lokasi dan memulai memadamkan api pukul 17.18 WIB. Kemudian selesai pemadaman pukul 22.15 WIB,” ungkap Edy.

Menurut informasi, kebakaran terjadi pada Selasa (6/1/2026) sore pada jam 16.45 WIB. Kejadian ini diketahui oleh saksi yang melihat asap dari dalam gudang, sehingga ia langsung meminta pertolongan dan melapor ke petugas pemadam kebakaran.

“Semula saksi selaku mandor PT Pijar Sukma setelah selesai bekerja melihat asap dari dalam gudang, kemudian segera berteriak memanggil rekan-rekan karyawan, kemudian segera menghubungi Damkar Kabupaten Jepara serta Polsek Tahunan,” ujar Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, dikutip Detik.

“Penyebabnya dari keterangan manajer perusahaan sebelum kejadian terdapat pekerjaan tukang ngelas tangga lantai 2. Kebakaran diketahui pada pukul 17.00 WIB pada saat karyawan pulang kerja dan tanda alarm kebakaran berbunyi,” lanjut dia.

Baca Juga :  Sopir Mengantuk, Truk Tronton Tabrak Warung Oleh-oleh dan Musala di Rembang

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun total kerugian mencapai Rp20 miliar.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian material estimasi kasar mencapai Rp20 miliar. Ada beberapa barang terbakar seperti mebel dan 6 kontainer siap kirim, ada barang siap packing, aksesori mebel, peralatan, gedung dan properti lain,” kata dia. (*)