Patitimes.com – Cita-cita generasi emas tahun 2045 tidak bisa dicapai hanya dengan berdiam diri saja. Pendidikan berkualitas dibutuhkan oleh anak-anak bangsa sejak sebelum duduk di bangku sekolah.
Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) meluncurkan program PAUD Emas. Program ini mendorong swadaya masyarakat untuk mewujudkan pemerataan akses dan layanan pendidikan anak di Jateng.
“Fokusnya PAUD Emas adalah pemerataan layanan PAUD di Provinsi Jawa Tengah, dengan menggiatkan lagi bagaimana potensi-potensi swadaya masyarakat menjadi satu hal yang penting dalam PAUD Emas,” kata Nawal Arafah Yasin, istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.
Peluncuran PAUD Emas dilakukan di PAUD Tirta Kenanga, Kelurahan Bongsari, Kota Semarang, Kamis (16/10/2025).
Lewat program ini. pihaknya mendorong peran aktif masyarakat untuk meningkatkan angka partisipasi anak belajar di PAUD. Sampai saat ini, tingkat partisipasinya masih di angka 47,65 persen di seluruh Jawa Tengah.
Program ini merupakan bagian komitmen “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah” dalam rangka mendukung visi “Ngopeni Nglakoni” yang digagas oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
PAUD Emas juga mewujudkan implementasi model pengembangan PAUD holistik integrative yang menekankan integrasi aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak, secara simultan dan terkoordinasi.
“Kolaborasi menjadi satu khas, kemudian kedua bagaiaman PAUD Emas ini ikut serta dalam pencegahan stunting dan dipastikan bahwa PAUD Emas ini inklusif dan juga memperjuangkan hak-hak anak tanpa diskriminasi di dalamnya,” tegas Nawal.
Nawal juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pihak kelurahan/desa, RT dan RW, kader Posyandu, kader PKK, organisasi masyarakat, serta pihak swasta, untuk menghadirkan layanan pendidikan prasekolah bagi anak usia 0-6 tahun. (*)
Redaksi Patitimes.com


















