Warga Kebonagung Demak Geger Temuan Mayat Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Demak, Patitimes.com – Warga Dukuh Wareng, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, digegerkan dengan temuan mayat wanita tanpa identitas di pos ronda. Korban ditemukan dalam kondisi sudah kaku terbakar.

Mayat tanpa identitas itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Wahyudi (36) pada Selasa (1/9/2026) pada pukul 04.00 WIB. Awalnya, saksi mengira ada kebakaran di pos ronda. Namun, setelah mengecek lebih dekat dengan saksi lainnya, ternyata ada mayat di sana.

“Menurut keterangan saksi satu pada saat ingin membeli makan, melihat ada pos ronda yang terbakar tetapi tidak mengetahui kalau ada mayat di pos ronda tersebut,” kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, Selasa (1/9/2026), dikutip Detik.

Baca Juga :  Keluarga Ilham Desak Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

“Kemudian saksi satu memanggil saksi dua dan saksi tiga untuk ikut mengecek keadaan pos ronda dan diketahui ada mayat tanpa identitas yang sudah kaku,” ungkap dia.

Saksi kemudian memberi tahu warga lainnya, namun warga setempat tidak ada yang mengenali identitas mayat tersebut. Akhirnya, temuan mayat itu dilaporkan ke polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diidentifikasi merupakan seorang berjenis kelamin perempuan.

“Menurut keterangan Pak RT setempat tidak ada warga yang mengetahui mayat tanpa identitas tersebut, kemudian dari Polsek Kebonagung menelepon Pamapta dari Polres Demak,” terang Rudi.

“Sesampainya di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB, kemudian tim identifikasi dari Polres Demak melakukan pengecekan dan diketahui bahwa indentitas yang meninggal jenis kelamin perempuan,” sambungnya.

Baca Juga :  Terungkap Ada 2 Rumah yang Jadi Sasaran Pembakaran Pria Bersebo di Demak

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan unsur kekerasan. Polisi menduga mayat itu merupakan korban pembunuhan. Menurut dugaan, korban dihabisi nyawanya lebih dulu sebelum dibakar oleh pelaku.

“Kemungkinan sudah meninggal (saat dibakar), akan tetapi untuk lebih pastinya nunggu pemeriksaan tim medis dari RSU Sultan Fatah,” terang Rudi.

“Dari olah TKP yang di lapangan diduga ada unsur kekerasan. Indikasi dugaan pembunuhan,” ujarnya lagi. (*)