Rembang, Patitimes.com – Warga Desa Binangun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, digegerkan oleh jasad bayi dalam tas yang disimpan dalam lemari. Menurut dugaan, bayi malang tersebut dilahirkan seorang diri oleh ibunya.
Kejadian tersebut terungkap pada Rabu (5/8/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya, perempuan S (32) menghubungi saksi lewat WhatsApp untuk diantarkan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan.
“Saksi kemudian meminta orang lain menjemput menggunakan mobil. Korban dibawa ke IGD RSUD Rembang sekitar pukul 05.50 WIB,” ujar Alva Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Alva Zakya Akbar, Kamis (6/8/2026), dikutip Detik.
Perempuan tersebut kemudian dirujuk ke ruang IGD untuk diperiksa oleh petugas medis. S mengaku mengalami pendarahan dengan menunjukkan ari-ari yang dibawa. Namun, saat ditanya tentang keberadaan bayinya, jawaban S terkesan berputar-putar.
Informasi itu dilaporkan ke Puskesmas Lasem, lalu dilajutkan kepada Kapolsek Lasem. Unit Reskrim Polsek Lasem itu kemudian mendatangi rumah S untuk melakukan pengecekan, termasuk menggeledah tas yang disimpan di bawah lemari kamar.
“Di tengah perjalanan, anggota mendapat informasi dari warga bahwa saksi telah menemukan bayi dalam keadaan meninggal dunia. Bayi ditemukan sudah terbungkus tas di dalam plastik dan disimpan di bawah lemari kamar,” ungkap Alva.
Saat ini, jasad bayi perempuan berusia sekitar tujuh hingga delapan bulan kandungan telah dievakuasi. Polisi juga menyita pakaian kotor yang ditemukan di kamar mandi.
Menurut penyelidikan sementara, S diduga melahirkan seorang diri di kamar mandi rumahnya tanpa bantuan orang lain. Terkait motif penelantaran jasad dan penyebab pasti kematian bayi tersebut, masih terus didalami penyidik.
“Perkiraan prematur, lahir usia kandungan kurang lebih delapan bulan. Untuk ibu bayi sekarang ini masih dirawat di rumah sakit,” ujar Alva.
“Yang bersangkutan sudah berstatus menikah, sementara suaminya bekerja di luar kota. (Bayi yang dilahirkan sendiri) Anak kedua itu Mas. (Anak) pertama umur 10 tahun,” jelasnya. (*)
Redaksi Patitimes.com
















