Semarang, Patitimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus menghadirkan sejumlah agenda budaya yang melibatkan komunitas seni dan masyarakat, sebagai bentuk komitmen dalam menyelenggarakan festival dan pagelaran secara berkelanjutan.
Dalam hal ini, salah satu agenda besar yang akan digelar pada waktu dekat adalah Festival Kota Lama di bulan September 2026 mendatang, dengan penampilan sejumlah atraksi budaya khas Semarang mulai dari pertunjukan seni tradisional, wayang, kuliner, hingga aktivitas kehidupan tempo dulu.
Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, pada pembukaan Gelar Seni dan Budaya Kota Semarang di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), menegaskan bahwa festival budaya mampu menjadi ruang pembelajaran sekaligus regenerasi bagi masyarakat.
“Festival budaya harus terus hidup. Dari festival lahir ruang kreativitas, ruang pembelajaran, dan ruang bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mencintai budayanya. Budaya akan terus berkembang jika diberikan panggung dan kesempatan,” jelas Agustina di Kota Jakarta Timur.
Selain itu, Agustina juga menyampaikan terkait dengan peluang besar yang dimiliki oleh para pelaku seni di Kota Semarang untuk dapat tampil di tingkat nasional maupun internasional, seperti keberhasilan kelompok seni yang baru saja melakukan pertunjukan di Rotterdam, Belanda.
Menurutnya, pencapaian kelompok seni Kota Semarang yang berhasil mendapatkan sambutan positif dari masyarakat internasional itu menjadi bukti bahwa seni dan budaya di daerah ini memiliki kualitas yang mampu bersaing sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di dunia internasional.
“Kami ingin anak-anak muda yang menekuni seni memiliki masa depan yang baik. Seni budaya bukan hanya warisan yang dijaga, tetapi juga peluang yang dapat membawa mereka tampil dan berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya, Minggu (21/06/2026). (Adv)



















