Mahasiswa di Kota Semarang Nekat Gadaikan Puluhan Motor Teman Kampus untuk Michat

Semarang, Patitimes.com – Seorang mahasiswa di Kota Semarang, IM (23), diduga menggelapkan puluhan sepeda motor milik teman kampus dan kekasihnya sendiri. Sementara, hasil dari aksi tersebut digunakan pelaku untuk berfoya-foya.

Kanit Reskrim Polsek Ngaliyan, Iptu Nur Azam Makhrus menyebutkan, setidaknya sudah ada 40 unit sepeda motor yang digadaikan oleh IM. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku selama sebulan terakhir dan mendapatkan uang sejumlah hingga Rp135 juta.

“Ada pacarnya, pacarnya juga digelapkan motornya, sama. Termasuk pacarnya,” kata Azam, Senin (8/6/2026), dikutip Detik.

“Kalau dari awal itu Rp 135 juta,” lanjut dia.

Uang hasil menggadaikan sepeda motor milik korban tersebut kemudian digunakan IM untuk membayar biaya sewa dan bersenang-senang. Pelaku juga memanfaatkan uang tersebut untuk berlangganan aplikasi Michat.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Semarang

“Kalau untuk terlilit utang tidak ada, (uangnya) hanya untuk gali lubang (membayar sewa ke sebagian korban yang motornya dirental), untuk jajan, untuk main,” ujar Azam.

“(Digunakan untuk) Karaoke sementara belum terindikasi, tapi ya kalau ‘aplikasi hijau’ ada itu seperti itu,” tambahnya.

Total sepeda motor yang pernah digadaikan oleh pelaku berjumlah 40 motor. Namun, sebagian unit telah diambil oleh para korban sendiri, sedangkan sebanyak 25 motor lainnya masuk ke dalam laporan polisi. Pelaku berhasil diamankan pada Kamis (4/6/2026) di Kendal.

“Kita amankan di daerah Kendal, Kaliwungu di daerah perumahan. Kita bawa ke sini, selanjutnya untuk kita amankan, untuk kita proses lebih lanjut,” kata Azam.

Baca Juga :  Enam Debt Collector Rampas Kunci Mobil dengan Kekerasan di Tol Kaligawe Jadi Tersangka

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard mengatakan, sebanyak 23 unit sepeda motor berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, sehingga masih dua unit lagi dalam pencarian. Pelaku diduga menggadaikan motor hingga ke luar kota.

“Total itu keseluruhan jadinya 40 kendaraan. 40. Cuma karena sudah ada beberapa yang langsung diambil sama korban atau pemilik sebelum (ada) laporan,” kata dia.

“Tapi yang masuk laporan ke kita itu 25, kita berhasil mengamankan 23. (Dua unit lagi) masih dalam tahap pencarian,” tambahnya. (*)