Pemuda Semarang Bacok Teman karena Tersinggung Ditagih Utang

Semarang, Patitimes.com – Pemuda di Semarang, inisial Adi Kurniawan (17) bacok teman minumnya, Prasetya (45), lantaran tak terima ditagih utang.

Kapolsek Candisari, Iptu Rudi menjelaskan, insiden tersebut terjadi di sebuah rumah kawasan Jomblang, Candisari, Kota Semarang pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, pelaku dan korban sedang pesta minuman keras (miras) bersama dua orang lainnya.

“Jadi kronologisnya saudara Adi dan korban itu minum-minum bersama di rumah temannya bernama nama Apri Winarso. Jadi di tempat saudara Apri Winarso mereka minum-minum bersama dan satu temannya lagi bernama Salopo,” kata Rudi, Kamis (7/5/2026), dikutip Detik.

Korban kemudian menagih utang kepada Adi sebesar Rp50 ribu di tengah acara. Hal itu ternyata membuat pelaku tersinggung, lalu beralasan keluar untuk membeli rokok. Namun, pelaku kembali ke dalam rumah membawa parang, lalu mengayunkan senjata tersebut kea rah korban.

Baca Juga :  Janin Bayi Ditemukan Terkubur di KIC Semarang, Diduga Dibuang Pasangan Muda

“Setelah minum-minum jenis Congyang, saudara Prasetya, korban, menagih hutangnya kepada pelaku sebesar Rp 50 ribu. Kemudian karena pelaku tersinggung pelaku izin mau beli rokok keluar,” jelas Rudi.

“Tapi saudara Adi datang kembali dengan membawa parang. Dia langsung melakukan penganiayaan terhadap korban,” lanjut dia.

Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku sempat kabur, sementara kedua temannya yang lain langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian tangan, punggung, dan kepala.

“Untuk kondisi korban lukanya pertama di tangan. Tangan karena dia menangkis. Kemudian di punggung dan di kepala,” kata Rudi.

“Setelah melakukan penganiayaan pelaku pergi. Kemudian korban ditolong oleh kedua temannya, Salopo dan Apri, membawanya ke Rumah Sakit Roemani,” lanjut dia.

Baca Juga :  Remaja di Semarang Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan, Diduga Korban Pembacokan

Tak lama setelahnya, Adi langsung menyerahkan diri ke Polsek Candisari dan diserahkan ke Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan intensif.

“Tak berapa lama untuk pelaku saudara Adi menyerahkan diri ke Polsek. Pelaku ditahan di Polrestabes” katanya. (*)