Semarang, Patitimes.com ā Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi tanah longsor yang ada di wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pada peninjauan yang ditujukan untuk memastikan kondisi warga yang terdampak, sebanyak tujuh Kepala Keluarga (KK) yang berada di titik rawan telah dilakukan pengungsian secara sementara ke lokasi yang lebih aman, demi menghindari adanya risiko yang lebih besar.
āAda tujuh kepala keluarga yang memiliki potensi longsornya itu tinggi, mereka diungsikan dulu. Tadi Pak RT, Bu Lurah dan beberapa pegawai di kecamatan sudah minta supaya ada pesantren di dekat sini yang ruang-ruangnya bisa dipakai untuk sementara,ā jelas Agustina.
Dalam hal ini, Agustina meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penanganan darurat, mulai dari proses evakuasi, logistik, hingga bantuan bagi warga terdampak.
Selain itu, pihaknya juga memberikan instruksi kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat tercukupi selama masa penanganan berlangsung.
āBersama Pak Camat tadi saya minta untuk memastikan, untuk itu saya juga minta BPBD untuk menyiapkan bantuan-bantuan bencana. Saya juga akan minta PDAM untuk memastikan air bersihnya ada untuk mereka mandi, cuci dan lain-lain,ā ujarnya.
Dengan hal ini, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan yang ada di lapangan, serta mengambil langkah cepat sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memberikan perlindungan dan penanganan bagi masyarakatnya yang terdampak bencana. (Adv)



















