Petani di Blora Tewas Tersetrum Jebakan Tikus yang Dipasangnya

Blora, Patitimes.com – Seorang petani di Dukuh Nglorog, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, tewas tersetrum jebakan tikus. Korban berinisial J (46), merupakan warga desa setempat yang sehari-harinya memang bekerja di sawah.

Kapolsek Jepon, Iptu Moh Junaidi, menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di pinggir sawah oleh dua warga lainnya.

“Korban ditemukan tergeletak di tepi pematang sawah dengan posisi terlentang menindih kawat jebakan tikus beraliran listrik,” kata dia, Rabu (22/4/2026), dikutip Detik.

“Saksi mengecek dan korban sudah tidak bernapas,” imbuh dia.

Menurut keterangan, jebakan tikus tersebut dipasang sendiri oleh korban. Korban meletakkan kawat beraliran listrik di sekeliling sawah yang berjarak 50 cm dari pematang sawah, sementara ketinggian jebakannya sekitar 15 cm dari tanah.

Baca Juga :  Kreator Konten Asal Demak Tewas Tenggelam di Sungai Tuntang

“Kawat untuk perangkap tikus itu dipasang sendiri oleh korban di sekeliling sawah dengan jarak 50 cm dari pematang dan tinggi 15 cm dari tanah,” lanjut dia.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, Polsek Jepon bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian diperiksa oleh tim medis RS PKU Muhammadiyah Blora.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan luka-luka berupa lecet di jari diduga akibat sengatan listrik. Selain itu, sejumlah barang bukti turut diamankan, seperti pakaian yang dikenakan oleh korban.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Ditemukan luka lecet di jari telunjuk tangan kanan korban yang diduga akibat sengatan listrik, dan tubuh dalam keadaan kaku. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik,” kata Junaidi.

Baca Juga :  Usai Jadi Tersangka, Mahasiswa Semarang yang Edit Foto Cabul dengan AI Kini Ditahan

Setelah diperiksa, jenazah korban kembali diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah telah diserahkan kepada Kepala Desa Bangsri mewakili keluarga untuk dimakamkan,” ucapnya.

Pihaknya turut mengimbau masyarakat tidak memasang jebakan tikus berupa aliran listrik di sawah karena membahayakan. (*)