Blora, Patitimes.com – Sebanyak 700 orang di Blora diduga jadi korban dalam praktik penipuan modus investasi bodong melalui Snapboost. Di antaranya merupakan guru dan murid SMA dengan akumulasi kerugian mencapai miliaran rupiah.
Warga yang mengaku sebagai korban juga melaporkan dugaan kasus tersebut ke Polres Blora dengan nomor laporan teregister Nomor: STTLP/159/IV/2026/Res Blora/Jateng. Ia melaporkan salah satu guru SMA yang pernah menawarinya berinvestasi hingga merugi puluhan juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin membenarkan adanya laporan tersebut di tingkat Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Saat ini, laporan dugaan kasus tersebut masih diproses dan didalami.
“Baru masuk di SPKT. Baru pelaporan. Belum masuk ke ranah reskrim. Proses selanjutnya nunggu nanti, masih proses pelaporan di SPKT, mas,” jelasnya, Jumat (17/4/2026), dikutip Detik.
Korban investasi bodong, Johan Hadi, mengatakan bahwa terlapor diduga berperan sebagai pengembang dan promosi aplikasi Snapboost. Aplikasi tersebut diiklankan sebagai platform yang menjanjikan penghasilan melalui tugas sederhana, namun terindikasi penipuan.
“Yang saya adukan pengembang Snapboost di Blora, Diana,” ucap Johan.
Menurutnya, dia menggunakan aplikasi tersebut sejak bulan Maret 2026 setelah ditawari oleh terlapor. Ia mengaku telah mengeluarkan uang mencapai total puluhan juta, namun saldo di akunnya malah tidak bisa dicairkan.
“Saya (meletakkan uang) totalnya sekitar Rp 49.500.000, atas nama saya sendiri. Dan penarikan belum pernah,” jelas dia.
“Perkiraan (korban) yang saya tahu ya, 700-an. Di aplikasi itu kemarin sistemnya bertahap, yang saya tahu di tanggal 3 (April) sudah tidak bisa ditarik, tapi selalu ada alasan-alasan verifikasi dan sebagainya,” lanjut dia.
Johan menjelaskan, pengisian saldo tidak dilakukan secara total, melainkan bertahap. Awalnya, ia menyetor uang dengan nominal Rp 2 juta sampai puluhan juta.
“Bertahap mas. Pertama saya deposit Rp 2 juta, setelah itu Rp 19 juta, terus sampai total segitu (Rp 49.500.000). Belum pernah menikmati dan menarik hasil Snapboost,” terangnya. (*)
Redaksi Patitimes.com



















