Seorang Pria di Klaten Nekat Bawa Kabur Perhiasan Milik Penjual Soto Lansia

Patitimes.com – Seorang warga Desa Mayungan, Ngawen, Klaten, nekat membawa kabur perhiasan milik penjual soto lansia, R (85). Alhasil, pelaku merupakan pria inisial W (40) tersebut diamankan massa, kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.

Pencurian terjadi pada Rabu (1/4/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku berhasil diamankan oleh warga tak lama setelahnya di jalan Desa Jemawan, Kecamatan Jatinom, Klaten. W kemudian dimintai keterangan terkait kasus tersebut di Polsek Jatinom.

“Betul pelaku W, warga Desa Mayungan. Ini masih kita minta keterangan di Polsek,” jelas Kapolsek Jatinom, AKP Damin, Rabu malam, dikutip Detik.

Menurut informasi, pelaku nekat masuk lewat pintu samping saat warung korban sudah tutup, lalu membawa kabur perhiasan milik nenek R. Tindakan pelaku diketahui warga setelah terdengar teriakan, sehingga dilakukan pengejaran.

Baca Juga :  Terjadi Aksi Pelemparan Batu Saat Halalbihalal di Desa Wilalung Demak, 2 Anak Terluka

“Warung soto sebenarnya sudah tutup. Pelaku masuk melalui pintu samping membawa lari perhiasan,” jelas Kepala Desa Jemawan, Joko Purnomo.

Pelaku diduga panik lantaran dikejar warga dan meninggalkan sepeda motornya di jalan. Dia lari untuk menyelamatkan diri, kemudian bersembunyi di sekitar sungai. Keberadaan pelaku berhasil ditemukan warga, dan langsung diamankan.

“Warga dengar teriakan lalu keluar rumah mengejar. Karena dikejar warga, pelaku meninggalkan sepeda motor di jalan,” terang Joko.

“(Pelaku) bersembunyi di sungai di bawah jembatan, diamankan warga dan diamankan kepolisian,” lanjut dia.

Korban diketahui sehari-hari berjualan soto di rumahnya. Saat kejadian, pelaku datang untuk menawarkan bantuan dan meminta korban melepaskan perhiasan untuk foto diri. Setelahnya, pelaku meminta minum, sehingga korban meninggalkan barang berharga tersebut di sana.

Baca Juga :  Heboh Penemuan Jasad Dosen Wanita di Hotel Gajahmungkur, Keluarga Minta Autopsi

Pelaku merasa mendapatkan kesempatan, segera membawa lari perhiasan tersebut. Adapun perhiasan yang dicuri berupa cincin dan lainnya.

“Mbah R ini sehari-hari berjualan soto, di rumah sendiri tapi jika siang ditemani anaknya,” jelas Joko

“Yang dicuri cincin dan apa kurang tahu,” lanjutnya. (*)

Berita Terkait