Patitimes.com – Ledakan petasan kembali menyebabkan korban luka-luka. Baru-baru ini, insiden tersebut menimpa empat remaja di di Jalan Baru Pematang Sawah, Desa Paweden, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
Empat remaja itu berusia antara 12 hingga 15 tahun. Kejadian berawal pada Jumat (20/2/2026), saat mereka hendak menautkan petasan ke balon udara sebelum diterbangkan. Nahas, petasan lebih dulu meledak sebelum balon terbang, sehingga mengenai para korban.
“(Korban berjumlah) empat anak, usia 15 tahun ada dua, kemudian usia 14 tahun dan usia 12 tahun,” ungkap Ps Kasi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, Minggu (22/2/2026), dikutip Detik.
“Petasan tersebut hendak ditautkan pada balon udara sebelum diterbangkan. Namun, sebelum balon mengudara, petasan lebih dulu meledak dan mengenai para korban,” terangnya melanjutkan.
Dari empat korban tersebut, dua orang mengalami luka serius. Salah satu di antaranya, yakni MKF (14) asal Banyurip Ageng, menjalani perawatan intensif di RSI Pekajangan. Saat ini, dia sedang dalam proses transfer ke rumah sakit rujukan tipe A akibat luka sobek di bagian mata.
Adapun korban luka serius lainnya, yakni MAA (12), warga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mengalami luka robek dan cedera pada tangan kanan. Ia menjalani rawat inap di RSI Pekajangan untuk observasi dan perawatan intensif oleh dokter spesialis ortopedi.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi,” imbuh Purno.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan karena berbahaya. Baru-baru ini, pihaknya juga telah mengamankan pria asal Pemalang yang diduga memproduksi petasan.
“Sebagai langkah penindakan, Polres Pekalongan Kota juga sebelum kejadian ini, telah mengamankan seorang pria berinisial C alias H, warga Ulujami, Pemalang, pada Selasa (17/2/2026) dengan barang bukti tiga kilogram bahan peledak petasan dan enam lembar kertas sumbu,” ungkapnya. (*)
Redaksi Patitimes.com

















