Marak Bencana Terjadi, Generasi Muda Didorong Terapkan Sikap Peduli Lingkungan

Pati, Patitimes.com – Generasi muda di Pati didorong untuk menerapkan sikap peduli terhadap lingkungan di manapun berada. Selain itu, sekolah juga harus bisa berperan aktif untuk menanamkan kepedulian ini terhadap peserta didiknya.

“Sehingga, penerapannya tak hanya saat di sekolah saja tapi juga diterapkan saat di masyarakat,” kata Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat penyerahaan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1/2026).

Diketahui, penyerahan piagam tersebut disampaikan kepada sekolah-sekolah yang konsisten membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan. Penghargaan itu meliputi kategori Sekolah Adiwiyata Mandiri, Nasional, Provinsi, dan Kabupaten.

Lebih lanjut, Plt Bupati Pati menekankan bahwa pendidikan lingkungan hidup perlu diterapkan secara berkelanjutan, agar nantinya bisa membentuk karakter masing-masing siswa dan berkembang menjadi budaya di masa mendatang.

Baca Juga :  Kapolri Minta Kericuhan Demo di Pati Diusut Tuntas: Fasilitasi Aksi, Tapi Tolak Anarkisme

“Penghargaan Adiwiyata ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan,” ujar Chandra dalam sambutannya.

Hal ini bisa diimplementasikan dengan langkah-langkah kecil, mulai dari menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, serta menanam pohon di sekitar rumah, hingga mengajak anak sekolah melek isu lingkungan.

“Melalui kebijakan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, memperhatikan sanitasi dan drainase, konservasi air dan energi, hingga menanam pohon, anak-anak kita dilatih peka terhadap persoalan lingkungan,” lanjutnya.

Menurutnya, pendidikan lingkungan penting, mengingat meningkatnya potensi bencana karena kerusakan lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor yang baru saja melanda Bumi Mina Tani selama beberapa minggu terakhir.

Baca Juga :  Pemkab Pati Giat Promosikan Kekayaan Lokal, Mulai dari Tape hingga Kopi Robusta

“Kondisi sekarang sudah berubah. Banjir terjadi di mana-mana. Karena itu, sekolah harus berpartisipasi menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak didiknya,” tegas Chandra. (*)