Jadi Titik Rawan Genangan Saat Hujan, Pemkot Semarang Fokus Penguatan Sodetan Unissula Kaligawe

Semarang, Patitimes.com – Wilayah Kaligawe, Kota Semarang, merupakan salah satu titik rawan genangan saat musim hujan tiba. Mengenai hal tersebut, Pemerintah Kota Semarang melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Pemkot Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan strategi jangka pendek dan menengah. Untuk jangka pendeknya akan dijalankan dalam kurun waktu 1-3 bulan ke depan, salah satunya percepatan dan penguatan sodetan di sekitar Unissula.

“Beberapa hari ke depan kami fokus memperkuat sodetan Unissula untuk memperlancar aliran air dan menanggulangi banjir di kawasan Kaligawe,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono baru-baru ini.

Fokus utama strategi jangka pendek lainnya ada optimalisasi drainase dan pompa melalui normalisasi harian, penambahan pompa besar, serta penyediaan pompa cadangan; penguatan sistem peringatan dini dengan memaksimalkan informasi cuaca dari BMKG melalui sirine, SMS blast, dan kanal resmi Pemkot Semarang.

Baca Juga :  Pria Diduga Gelandangan Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Mal Paragon Semarang

Selain itu, penguatan logistik tanggap darurat, seperti stok sembako, air bersih, obat-obatan, dan selimut; serta penataan cepat wilayah rawan dengan menertibkan galian liar dan bangunan di bantaran sungai yang menghambat aliran air.

BPBD kota Semarang juga memprioritaskan empat langkah utama dalam dua minggu ke depan, yakni pembersihan sedimentasi; perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan dan saluran; persiapan penempatan posko cepat tanggap di tiap kecamatan terdampak; serta aktivasi tim monitoring cuaca selama 24 jam.

Pihaknya juga meminta dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat untuk pengendalian banjir. Di antaranya menambah pompa besar dan genset, melanjutkan program Operation and Maintenance Contract (OMC), percepatan pembangunan tanggul laut, serta alokasi dana tak terduga (BTT) dan dana rehabilitasi-rekonstruksi pasca bencana.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Tegaskan Siap Berbenah dan Terbuka pada Evaluasi

“Kami berharap kejadian banjir serupa bisa diminimalisir melalui sinergi semua pihak — mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat,” pungkasnya. (*)