Patitimes.com – Siswa SD berusia 7 tahun di Pemalang diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh kakak kelasnya. Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani perawatan sampai dengan dinyatakan meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M Wildan Umar, membenarkan adanya laporan terkait perundungan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk orang tua korban.
“Ya, kami Sat Reskrim bersama Polsek Pemalang Kota menerima laporan dari masyarakat atau adanya informasi bahwa ada seorang anak meninggal dunia yang diduga akibat adanya tindakan kekerasan,” ungkap dia, Kamis (1/10/2026), dikutip Detik.
Lebih lanjut, tim forensik dari Polda Jateng juga sedang melakukan autopsi terhadap korban untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban. Nantinya, hasil autopsi akan dilaporkan ke Polres Pemalang untuk melengkapi penyelidikan.
“Dan hari ini, kami sedang melaksanakan autopsi kepada korban untuk mengetahui penyebab kematian dari korban,” ucap Wildan.
“Terkait jenazah nanti kami akan jelaskan, kami akan dalami dengan pihak tim forensik Biddokkes Polda Jateng. Karena saat ini terkait dengan pelaksanaan autopsi kami dibantu oleh Biddokkes Polda Jateng secara scientific crime investigation,” imbuhnya.
Sementara itu, keluarga korban sempat mencurigai perubahan perilaku bocah 7 tahun itu menjadi pendiam dan tidak berani cerita. Menurut pengakuannya, ia dianiaya saat jam istirahat dengan dipukul di perut dan ditendang.
Korban sempat dirawat di RSUD M Azhari selama sembilan hari, kemudian sempat pulang ke rumah selama tiga hari. Namun, saat hendak dilarikan ke rumah sakit lagi, korban dinyatakan meninggal dunia. (*)


















