Demak, Patitimes.com – Warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, digegerkan penemuan mayat laki-laki mengapung di Sungai Wulan pagi tadi. Korban disebut masih berstatus pelajar berusia 14 tahun.
“Saksi 1 melihat ada seorang anak laki-laki terapung dalam posisi telungkup yang mengapung di Sungai Wulan,” kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo, Rabu (2/9/2026) siang, dikutip Detik.
Penemuan mayat terjadi pada hari ini, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Ia mengatakan korban sempat berpamitan keluar rumah pada Selasa (1/9/2026) malam karena ingin melihat proses normalisasi sungai.
“Berpamitan dengan neneknya Dariyah untuk melihat normalisasi Sungai Wulan. Korban tinggal bersama neneknya karena ibunya sudah menikah lagi dan bapak serta kakeknya sudah meninggal dunia,” terang dia.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh petugas dari Polsek Mijen bersama masyarkat setempat. Setelah diidentifikasi, korban diketahui berinisial AAAP (14), warga Desa Pasir RT 4 RW 5. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Anggota Polsek Mijen dan warga masyarakat mengevakuasi korban ke pinggir sungai dan diketahui korban tersebut adalah AAAP, pelajar, warga Desa Pasir RT 4 RW 5,” jelas Rudi.
“Korban tidak ditemukan adanya luka-luka dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” lanjut dia.
Menurut pemeriksaan tim medis, ditemukan air dalam tubuh korban, sehingga korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.
“Di dalam tubuh korban kemasukan air sehingga disimpulkan korban meninggal dunia karena tenggelam,” pungkas Rudi. (*)
Redaksi Patitimes.com



















