Semarang, Patitimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan adanya integrasi data dalam pengamanan mudik tahun ini.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menilai integrasi data antara sistem milik Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes menjadi salah satu poin krusial.
Dengan begitu, nantinya para pemudik dapat mengakses informasi secara real-time mulai dari informasi lokasi masjid terdekat hingga akses pantauan CCTV di titik-titik strategis.
“Kita integrasikan aplikasi Pemkot dengan Libas. Jadi kalau ada pemudik yang kehilangan anaknya di rest area, mereka bisa langsung unduh Libas untuk memantau CCTV on that time. Informasi Park and Ride milik Polrestabes juga akan terintegrasi dalam satu sistem,” ujarnya.
Selain itu, akan ada posko bersama yang dibangun untuk menyinkronkan data dan informasi yang ada.
“Kami sepakat membuat posko bersama guna menyinkronkan segala tindakan dan informasi. Bahkan dari Kanwil Kementerian Agama Kota Semarang memastikan semua masjid di jalur mudik bersih, layak, dan informasinya terkoneksi ke sistem Info Lebaran di Pemkot Semarang,” jelasnya.
Sebagai informasi, ada tiga poin utama yang menjadi fokus Pemkot dalam pengamanan mudik tahun ini. Diantaranya kenyamanan pemudik di semua fase (mudik, hari H, dan balik), pengendalian harga barang untuk menekan inflasi, serta membangun posko bersama untuk sinkronisasi tindakan dan informasi di lapangan. (Adv)



















