Semarang, Patitimes.com – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) secara resmi memberikan penghargaan kepada Kota Semarang atas peningkatan Rapor Pendidikan dari yang semula 83,66 menjadi 84,12, dalam kategori perbaikan akses layanan pendidikan.
Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sepanjang 2025 berhasil membangun sebanyak 43 ruang kelas baru Sekolah Dasar (SD) di sebanyak delapan SD negeri. Selain itu, sejumlah 336 ruang kelas dari 115 SD negeri juga diperbaiki.
Sementara di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pemkot Semarang juga membangun 24 ruang kelas baru dari enam SMP Negeri serta melakukan perbaikan terhadap sejumlah sembilan ruangan di tiga SMP negeri.
“Belajar tidak bisa maksimal kalau ruang kelasnya bocor, bangkunya rusak, dan catnya kusam. Kami benahi satu per satu agar anak-anak betah di sekolah,” jelas Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.
Memasuki 2026 yang menjadi tahun kedua kepemimpinan Agustina dan Wakilnya, Iswar Aminuddin, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah rencana terkait perluasan jangkauan layanan pendidikan.
Hal tersebut, di antaranya perluasan dari 129 menjadi 135 program sekolah swasta gratis, program beasiswa untuk ribuan siswa miskin dan berprestasi, pembangunan infrastruktur pendidikan lanjutan, penyelenggaraan 15 kompetisi olahraga, seni, dan inovasi, serta memfasilitasi kompetisi internasional bagi talenta muda Semarang.
“Tahun depan kita kejar target yang lebih tinggi. Tidak boleh ada anak Semarang yang tidak sekolah karena alasan biaya. Semua harus mendapat akses pendidikan yang layak. Ini janji kami kepada warga Semarang,” tegas Agustina. (Adv)



















