Semarang, Patitimes.com – Sekelompok remaja terekam kamera CCTV melakukan tawuran di Kwaron, Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Peristiwa tersebut diduga dipicu aksi saling tantang di media sosial.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto menyebutkan, tawuran yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) itu melibatkan anak muda warga Bangetayu Wetan dan Mranggen, Demak. Mereka terlibat aksi perkelahian hingga kejar-kejaran menggunakan sepeda motor.
“Itu tawuran antara anak-anak Bangetayu Wetan dengan anak-anak Mranggen, Demak,” kata Rismanto, Minggu (1/3/2026), dikutip Detik.
Kejadian berawal saat remaja asal Genuk menantang kelompok lainnya lewat Medsos, sehingga memicu tawuran di lokasi. Namun, karena kalah jumlah, remaja asal Genuk langsung melarikan diri dan dikejar oleh kelompok dari Demak.
“Itu yang dikeroyok dari yang dari Genuk, dipukuli karena dia kan tantang-tantangan lewat medsos. Terus yang dari Genuk itu kalah jumlah, akhirnya dia lari, dikejar sama orang Demak itu,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, 11 remaja asal Genuk yang sudah diketahui identitasnya langsung diamankan oleh pihak berwajib. Mereka menjalani pembinaan sebelum akhirnya dikembalikan ke orang tua masing-masing.
Sementara itu, anak-anak yang berasal dari Demak belum diketahui identitasnya karena akunnya sudah dihapus beserta riwayat di handphone-nya.
“Semalam kita amankan 11 anak dari Bangetayu Wetan yang terlibat tawuran, sudah kita bina, panggil ortunya dan buat surat pernyataan, rata-rata masih sekolah,” ujar Rismanto.
“Kita belum tahu yang Demak ini kelompok mana saja. Karena mereka akunnya sudah dihapus semua, riwayat di handphone-nya juga, jadi susah kita mau nyari,” lanjutnya.
Tidak ada barang bukti berupa senjata tajam yang diamankan. Pasalnya, senjata tersebut direbut oleh anak-anak dari kelompok yang berasal dari Demak.
“Nggak (ada sajam yang diamankan), yang punya senjata tajam (sajam) itu orang Demak, terus diminta sama kelompok Demak, karena dia lebih banyak jumlahnya,” sambungnya. (*)
Redaksi Patitimes.com

















