Demak, Patitimes.com – Lahan seluas 7.400 hektare di Kabupaten Demak disiapkan untuk pembangunan kawasan industri.
Hal ini telah tertuang dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Demak tahun 2026. Sebelumnya, luasan yang akan diperuntukan untuk kawasan industri hanya 5.000 hektare, kemudian direvisi menjadi 7.400 hektare.
“Kawasan peruntukan industri di dalam RTRW (awalnya) sekitar 5.000 hektar. Tapi Kementerian ATR (Agraria dan Tata Ruang) sudah menyetujui revisi atas RTRW Demak yang akan kita mulai di tahun 2026 nanti, totalnya kawasan peruntukan industri menjadi 7.400-an hektare,” kata Kabid Tata Ruang dan Pertanahan Dinputaru Demak, Naning Prih Hatiningrum, Selasa (16/12/2025).
Adapun lokasi kawasan industri tersebut direncanakan bakal dikembangkan di kawasan pesisir dan menyasar di wilayah sayap Kabupaten Demak. Kawasan sayap yang dimaksud adalah bagian utara yang berbatasan dengan Mijen, Semarang, dan bagian timur yang berbatasan dengan Kudus.
“Kemungkinan akan ada sedikit evaluasi terutama yang di kawasan pesisir, di mana selain kawasan pesisir, kita juga akan mengarah untuk pengembangan di kawasan lainnya,” tutur Naning.
“Contohnya yang di sayap mungkin yang di utara yang berbatasan dengan Mijen, kemudian yang di sayap timur yang berbatasan dengan Kudus itu juga akan kita dorong untuk pengembangan-pengembangan kawasan peruntukan industri,” lanjut dia.
Ia menyebutkan, kawasan industri telah dipetakan di hampir seluruh kecamatan. Dinputaru Demak juga akan melakukan evaluasi terkait kawasan peruntukan industri di wilayah-wilayah lainnya guna mendongkrak investasi nasional dan mengurangi pengangguran.
“Nanti akan kita lakukan evaluasi apakah perlu dan memungkinkan ke depannya 14 kecamatan untuk penyebaran kawasan peruntukan industri untuk pengurangan angka pengangguran,” terang Naning.
“Harapannya tentunya Kabupaten Demak dapat mendukung tercapainya rencana dari target nasional untuk investasi sekitar 15 persen per tahun di 2025 sampai 2029,” sambung dia. (*)
Redaksi Patitimes.com















